Connect with us

Teknologi

WhatsApp iPhone Tambahkan Kontrol Mikrofon Saat Panggilan

Published

on

WhatsApp iPhone Tambahkan Kontrol Mikrofon Saat Panggilan

WhatsApp iPhone Tambahkan Kontrol Mikrofon Saat Panggilan

Pengaturan mikrofon di WhatsApp untuk iPhone kini menjadi lebih user-friendly saat pengguna melaksanakan panggilan suara atau video. Aplikasi ini mulai menyajikan kontrol Mic Mode secara langsung di layar panggilan pada perangkat iOS. Sebelumnya, para pengguna yang ingin melakukan penyesuaian pada pemrosesan suara diwajibkan untuk mengakses Control Center iPhone terlebih dahulu. Mereka harus menggeser layar dari sudut kanan atas, kemudian membuka pengaturan aplikasi dan memilih mode mikrofon yang diinginkan. Meskipun metode lama tetap tersedia, banyak pengguna tidak menyadari fitur tersebut. Lokasi pengaturannya dianggap cukup tersembunyi, terutama saat seseorang terlibat dalam percakapan penting.

Dengan pembaruan terbaru, WhatsApp telah memindahkan opsi mikrofon lebih dekat dengan tombol panggilan lainnya, memungkinkan pengguna mengubah pengaturan tanpa harus meninggalkan layar percakapan terlalu lama. Mode yang tersedia dapat mencakup Automatic, Standard, Voice Isolation, dan Wide Spectrum, tergantung pada jenis perangkat dan versi iOS yang digunakan. Pembaruan ini kini sedang diluncurkan bertahap kepada pengguna WhatsApp iPhone. Karena peluncuran yang bersifat bertahap, tidak semua akun akan mendapatkan tampilan yang sama secara bersamaan. Pengguna diharuskan untuk memastikan bahwa aplikasi WhatsApp dan sistem operasi iPhone mereka diperbarui. Kehadiran kontrol yang langsung ini tidak mengubah fungsi utama mikrofon, tetapi lebih fokus pada kemudahan dalam memilih tipe pemrosesan suara saat panggilan berlangsung.

Voice Isolation Efektif Mengurangi Suara Latar

Voice Isolation adalah salah satu mode yang paling bermanfaat bagi pengguna yang melakukan panggilan melalui WhatsApp di tempat yang bising. Mode ini dirancang agar suara orang yang berbicara lebih terdengar jelas, sekaligus mengurangi gangguan dari suara sekitar. Suara-suara seperti lalu lintas, kerumunan percakapan, suara kipas angin, atau gonggongan anjing dapat terdengar lebih minim. Fitur ini sangat membantu ketika seseorang perlu menjawab panggilan kerja di tempat seperti kafe, jalanan, ruang publik, atau rumah yang penuh. Penerima panggilan akan bisa mendengarkan suara pengirim dengan lebih jelas dan tidak perlu meminta pengulangan berkali-kali. Namun, Voice Isolation tidak sepenuhnya menghilangkan semua suara latar belakang. Hasil akhir tetap dipengaruhi oleh tingkat kebisingan, posisi perangkat, kualitas jaringan, mikrofon yang digunakan, dan juga aksesori audio.

Meskipun demikian, pengolahan suara dapat membuat perbedaan yang signifikan dalam banyak situasi. Sebelum hadirnya kontrol langsung di WhatsApp, fitur ini hanya bisa diakses ketika panggilan sedang berlangsung melalui Control Center. Pengguna perlu mengetahui langkah tersebut sebelumnya, sehingga fitur ini sering terabaikan. Penempatan opsi ini di tampilan panggilan akan meningkatkan kesadaran banyak orang terhadap manfaatnya. Voice Isolation paling efektif ketika kejelasan percakapan sangat dibutuhkan dan suara latar tidak diinginkan. Contohnya termasuk rapat, wawancara, sesi konsultasi, panggilan keluarga, dan pembicaraan di tempat umum.

Wide Spectrum Memelihara Suara Latar

Selain menggunakan fitur Voice Isolation, pengguna juga dapat menemukan opsi Wide Spectrum pada perangkat dan tipe panggilan yang kompatibel. Mode ini memiliki tujuan yang berbeda karena tidak fokus pada pengurangan suara latar yang kuat. Sebaliknya, Wide Spectrum memungkinkan lebih banyak suara dari lingkungan untuk tetap terdengar. Pilihan ini bermanfaat ketika pengguna ingin lawan bicara merasakan atmosfer ruangan, menikmati musik, atau mendengarkan percakapan dari beberapa individu sekaligus.

Misalnya, seseorang bisa memilih mode ini saat berada dalam panggilan keluarga, agar semua anggota yang berada di ruangan dapat terdengar. Mode ini juga berguna untuk mendemonstrasikan suara alat musik, menyampaikan suasana sebuah acara, atau mengikuti diskusi kelompok menggunakan satu perangkat. Namun, Wide Spectrum tidak ideal untuk lingkungan yang sangat bising karena suara utama bisa teredam oleh suara sekitar. Pengguna perlu menyesuaikan pilihan mode sesuai dengan tujuan panggilan mereka. Jika penekanan pada kejelasan satu pembicara yang diinginkan, maka Voice Isolation adalah pilihan yang lebih tepat.

Namun, bila penting untuk mempertahankan suasana dan suara beberapa orang, Wide Spectrum lebih layak untuk dipertimbangkan. Keberadaan pilihan ini langsung di antarmuka WhatsApp memudahkan pengguna untuk beralih mode sesuai dengan situasi. Mereka tidak perlu terikat pada satu pengaturan selama panggilan. Pengguna bisa memakai Voice Isolation ketika berbicara sendiri dan berpindah ke mode yang lebih terbuka saat ingin melibatkan orang lain dalam percakapan. Fasilitas ini membuat pengelolaan mikrofon lebih praktis dan sesuai dengan kebutuhan komunikasi sehari-hari.

Mode Otomatis dan Standar Masih Tersedia

Opsi Mode Otomatis memungkinkan iPhone untuk memilih jenis pemrosesan mikrofon yang dianggap paling sesuai berdasarkan situasi panggilan yang berlangsung. Pengguna tidak perlu mengatur pilihan secara manual setiap kali menerima telepon. Sistem ini dapat menangani suara dengan memperhatikan jenis aplikasi, perangkat yang digunakan, dan konteks percakapan. Pilihan ini cocok bagi mereka yang menginginkan pengalaman yang sederhana tanpa banyak mengganti-ganti pengaturan. Di sisi lain, mode Standar menggunakan cara pemrosesan suara yang lebih umum. Mode ini dapat dipilih ketika pengguna merasa hasil dari Voice Isolation terlalu mengekang atau Wide Spectrum menangkap terlalu banyak suara dari lingkungan. Perbedaan antara setiap mode tidak selalu terasa langsung, terutama saat panggilan dilakukan dalam suasana yang tenang. Perbedaan akan lebih nyata saat ada suara kendaraan, kipas, orang yang berbicara, atau musik di sekitar.

Pengguna dapat mencoba berbagai pilihan selama panggilan untuk mengetahui mode mana yang paling nyaman digunakan. Karena kontrol disediakan pada tampilan WhatsApp, proses percobaan menjadi lebih cepat dan praktis. Pengguna juga bisa meminta lawan bicara untuk memberikan penilaian tentang mode mana yang menghasilkan suara paling jelas. Penting untuk diingat bahwa pilihan yang tersedia mungkin bervariasi tergantung pada model iPhone, versi iOS yang digunakan, perangkat audio, dan tahap peluncuran fitur WhatsApp. Pengguna juga mungkin melihat istilah atau tata letak menu yang sedikit berbeda. Oleh sebab itu, tidak perlu khawatir jika semua opsi tidak muncul. Melakukan pembaruan aplikasi dan sistem bisa membantu memastikan perangkat mendapatkan dukungan yang diperlukan.

Cara Menggunakan Kontrol Mikrofon Selama Panggilan

Fitur baru yang tersedia ini dirancang untuk menyederhanakan proses dibandingkan dengan metode sebelumnya. Pengguna kini dapat memulai atau menerima panggilan baik suara maupun video melalui aplikasi WhatsApp. Selama panggilan aktif, cari tombol atau menu yang berkaitan dengan pengaturan mikrofon di layar. Setelah menu tersebut diakses, pengguna akan menemukan berbagai pilihan untuk Mode Mic. Pilihlah Voice Isolation jika ingin memprioritaskan suara pembicara dan mengurangi suara latar. Pilihan Wide Spectrum dapat digunakan ketika ada kebutuhan untuk mendengar suara sekeliling. Dengan mode Automatic, iPhone akan mengatur pemrosesan sesuai kebutuhan secara otomatis, sedangkan Standard menawarkan metode pengolahan suara yang umum. Mode dapat diubah kapan saja selama panggilan tanpa harus memutuskan sambungan.

Jika menu ini tidak muncul, pengguna masih bisa mengatur lewat Control Center. Ketika panggilan berlangsung, usap dari sudut kanan atas layar untuk mengakses Control Center. Pilih opsi kontrol WhatsApp atau aplikasi lain yang menggunakan mikrofon, lalu pilih mode yang diinginkan. Pengguna harus memastikan WhatsApp memiliki izin untuk menggunakan mikrofon. Buka Pengaturan di iPhone, temukan menu Aplikasi, pilih WhatsApp, dan aktifkan akses mikrofon. Tanpa izin tersebut, panggilan suara, video, dan perekaman pesan suara tidak akan berfungsi dengan baik. Lokasi menu mungkin berbeda tergantung pada versi iOS, tetapi prinsip dasarnya tetap sama. Aplikasi membutuhkan izin untuk memanfaatkan perangkat mikrofon.

Fitur Berguna untuk Pertemuan dan Panggilan Penting

Kontrol mikrofon yang langsung dapat memberikan banyak manfaat bagi pengguna WhatsApp, terutama dalam konteks pekerjaan. Banyak orang yang memanfaatkan aplikasi ini untuk pertemuan singkat, interaksi dengan klien, koordinasi tim, wawancara, dan konsultasi. Sering kali, panggilan dilakukan di tempat yang tidak ideal. Pengguna bisa berada di dalam kendaraan, kafe, coworking space, atau rumah yang terdapat suara aktivitas keluarga. Dalam situasi seperti ini, kemampuan untuk cepat mengaktifkan Voice Isolation sangat membantu agar percakapan tetap jelas. Pengguna tidak perlu menginterupsi pembicaraan untuk mencari pengaturan yang tidak terlihat. Tombol akses cepat juga sangat bermanfaat ketika lingkungan berubah dengan tiba-tiba.

Contohnya, jika panggilan dimulai dalam suasana tenang, tetapi kemudian terdengar suara kendaraan atau orang lewat. Pengguna dapat dengan segera mengubah mode suara tanpa harus membuka beberapa menu. Namun, fitur pengolahan mikrofon tidak bisa menggantikan prinsip-prinsip bagus dalam melakukan panggilan. Sebaiknya, pengguna tetap memilih lokasi yang relatif tenang, mendekatkan perangkat dengan baik, dan menggunakan earphone ketika diperlukan. Kualitas jaringan juga berpengaruh besar terhadap kejernihan suara. Mode Mic dapat mengatur suara yang masuk ke mikrofon, tetapi tidak bisa memperbaiki masalah koneksi internet yang tidak stabil. Kombinasi antara jaringan yang baik, perangkat yang tepat, dan pengaturan mikrofon yang sesuai akan menciptakan pengalaman panggilan yang lebih nyaman bagi semua pihak.

Tidak Semua iPhone Langsung Mendapatkan Fitur WhatsApp Ini

WhatsApp biasanya meluncurkan fitur baru dengan cara bertahap untuk memantau performa dan meminimalisir potensi masalah teknis. Dengan demikian, dua pengguna yang memiliki model iPhone serta versi aplikasi yang identik dapat mengakses fitur tersebut pada waktu yang berbeda. Beberapa akun mungkin akan mendapatkan akses mikrofon lebih awal, sementara yang lainnya harus menunggu hingga pembaruan selanjutnya. Metode peluncuran bertahap ini tidak menunjukkan adanya masalah pada perangkat. Pengguna disarankan untuk membuka App Store dan memeriksa ketersediaan pembaruan WhatsApp.

Selain itu, sistem iOS sebaiknya diperbarui ke versi yang masih mendukung perangkat tersebut. Setelah pembaruan diinstal, pengguna disarankan untuk menutup aplikasi sebelum membukanya kembali. Memulai ulang iPhone juga bisa bermanfaat jika antarmuka baru belum muncul, meskipun ini tidak bisa menjamin fitur aktif jika akun belum termasuk dalam tahap distribusi tersebut. Disarankan agar pengguna tidak mengunduh aplikasi pihak ketiga atau profil konfigurasi hanya untuk mendapatkan akses fitur lebih cepat. Versi WhatsApp yang diunduh dari luar App Store bisa mendatangkan risiko keamanan, masalah pada akun, atau kehilangan data.

Menunggu peluncuran resmi adalah pilihan yang lebih aman. Pengguna juga harus menyadari bahwa mode mikrofon adalah fitur yang terkait dengan sistem iOS. Ketersediaan fitur ini bisa bergantung pada dukungan perangkat serta versi sistem. Jika iPhone sudah berusia cukup lama atau tidak mampu memproses fungsi tertentu, maka daftar mode yang tersedia mungkin akan lebih terbatas.

WhatsApp iPhone Adakan Pembaruan Kecil dengan Dampak Signifikan

Pengendalian mikrofon secara langsung mungkin tidak terlihat seutama pembaruan yang menghadirkan desain baru atau fitur pengiriman pesan. Meski begitu, perubahan minor ini dapat memberi pengaruh yang signifikan dalam panggilan sehari-hari. Selama ini, Apple telah menyediakan Mode Mikrofon melalui Control Center, namun letaknya membuat beberapa pengguna tidak mencobanya. Dengan mengintegrasikan fitur ini ke dalam layar panggilan WhatsApp, langkah yang diperlukan menjadi lebih sedikit dan pengguna pun dapat menemukan fungsi dengan lebih mudah. Pengguna dapat menyesuaikan audio sesuai situasi tanpa harus memahami menu iOS secara mendalam. Voice Isolation berguna untuk memastikan pembicaraan terdengar jelas, sedangkan Wide Spectrum memungkinkan suara latar tetap terdengar saat diperlukan.

Pilihan Automatic dan Standard tersedia bagi pengguna yang tidak memerlukan pengaturan khusus. Fitur ini juga menunjukkan bagaimana aplikasi dapat memanfaatkan kemampuan pemrosesan audio iPhone secara lebih terintegrasi. WhatsApp tidak menciptakan seluruh teknologi mikrofon itu dari awal, tetapi menyediakan akses yang lebih praktis. Bagi mereka yang sering berbicara di tempat ramai, pembaruan ini bisa mengurangi gangguan serta meningkatkan kenyamanan komunikasi. Meskipun demikian, hasil akhirnya tetap tergantung pada kualitas perangkat, keadaan jaringan, dan lingkungan. Pengguna disarankan untuk menjelajahi setiap mode untuk menentukan opsi terbaik. Apabila fitur tersebut belum tersedia, pengaturan serupa masih dapat diakses melalui Control Center saat panggilan berlangsung.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teknologi

Tips Bikin Password Kuat dan Aktifkan 2FA, Akun Medsos Makin Aman

Published

on

Tips Bikin Password

Keamanan akun media sosial semakin penting di tengah maraknya pencurian data, phishing, dan pembajakan akun. Hanya mengandalkan username dan password kini tidak lagi cukup untuk melindungi akun dari berbagai ancaman digital. Tips Bikin Password Kuat dan Aktifkan 2FA, Akun Medsos Makin Aman Salah Satunya Dengan Menggunakan 2FA.

Salah satu langkah paling sederhana yang bisa dilakukan adalah membuat password yang kuat dan mengaktifkan two-factor authentication (2FA). Kombinasi keduanya dapat memberikan lapisan perlindungan tambahan sehingga akun media sosial menjadi jauh lebih sulit diakses oleh orang yang tidak berwenang.

Badan keamanan siber seperti NIST juga merekomendasikan penggunaan autentikasi multifaktor dan password yang panjang serta unik untuk meningkatkan keamanan akun.

Mengapa Password Kuat Sangat Penting?

Password merupakan salah satu pertahanan pertama ketika seseorang mencoba masuk ke sebuah akun. Masalahnya, masih banyak pengguna yang menggunakan password sederhana seperti tanggal lahir, nama, nomor telepon, atau kombinasi angka yang mudah ditebak.

Penggunaan password yang sama di banyak platform juga sangat berisiko. Jika salah satu layanan mengalami kebocoran data, password tersebut berpotensi digunakan untuk mencoba masuk ke akun lain.

Karena itu, setiap akun sebaiknya memiliki password yang berbeda. NIST menyarankan password yang digunakan sebagai autentikasi satu faktor memiliki panjang minimal 15 karakter. Penggunaan passphrase yang panjang dan mudah diingat juga bisa menjadi pilihan.

Tips Membuat Sandi yang Sulit Ditebak

Ada beberapa cara sederhana untuk membuat password lebih aman.

1. Gunakan Password yang Panjang

Panjang password menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan keamanan. Daripada menggunakan kombinasi pendek yang rumit tetapi mudah ditebak, lebih baik menggunakan password atau passphrase yang panjang dan unik.

Contohnya, gunakan beberapa kata yang tidak berkaitan satu sama lain dan susun menjadi sebuah passphrase yang hanya diketahui oleh Anda.

Jangan menggunakan contoh password yang ditampilkan di artikel sebagai password sungguhan karena sudah diketahui publik.

2. Jangan Gunakan Password yang Sama

Hindari menggunakan satu password untuk Instagram, Facebook, TikTok, email, dan layanan lainnya.

Jika satu akun berhasil diretas, password yang sama dapat dicoba pada berbagai akun lain. Inilah alasan penggunaan password berbeda untuk setiap layanan sangat penting.

3. Hindari Informasi Pribadi

Jangan membuat password berdasarkan informasi yang mudah ditemukan orang lain, seperti nama lengkap, tanggal lahir, nama pasangan, nama hewan peliharaan, atau nomor telepon.

Informasi semacam itu terkadang dapat ditemukan melalui profil media sosial atau sumber publik lainnya.

4. Gunakan Password Manager

Jika sulit mengingat banyak password yang berbeda, password manager dapat membantu.

Password manager dapat membuat dan menyimpan password unik sehingga pengguna tidak perlu menghafal semuanya. NIST juga merekomendasikan password manager sebagai salah satu cara untuk membantu mengelola password yang panjang dan unik.

Aktifkan 2FA untuk Perlindungan Tambahan

Setelah membuat password yang kuat, langkah berikutnya adalah mengaktifkan 2FA atau two-factor authentication.

2FA menambahkan faktor autentikasi kedua setelah password. Artinya, seseorang yang mengetahui password Anda belum tentu bisa masuk ke akun karena masih membutuhkan faktor kedua untuk menyelesaikan proses login.

Sebagai contoh, ketika login dari perangkat baru, platform dapat meminta kode dari aplikasi autentikator selain username dan password.

Dengan cara tersebut, apabila password diketahui orang lain, masih terdapat penghalang tambahan sebelum akun dapat diakses.

Pilih Metode 2FA yang Lebih Aman

Tidak semua metode autentikasi multifaktor memiliki tingkat perlindungan yang sama.

Jika tersedia, pengguna dapat mempertimbangkan aplikasi autentikator atau metode autentikasi yang lebih tahan terhadap phishing. NIST menjelaskan bahwa kode melalui SMS memiliki kelemahan tertentu terhadap serangan phishing, sedangkan autentikator berbasis kriptografi seperti standar FIDO menawarkan perlindungan yang lebih kuat terhadap phishing.

Namun, jika sebuah platform hanya menyediakan 2FA melalui SMS, mengaktifkannya tetap dapat memberikan lapisan keamanan tambahan dibandingkan hanya menggunakan password.

Jangan Sembarangan Memberikan Kode 2FA

Satu hal yang sering dilupakan adalah kode 2FA tetap harus dirahasiakan.

Jangan memberikan kode verifikasi kepada siapa pun, termasuk orang yang mengaku sebagai petugas platform, teman, atau pihak yang menawarkan bantuan pemulihan akun.

Penipu dapat menggunakan teknik phishing untuk membuat korban memberikan password maupun kode autentikasi. NIST menyebut phishing sebagai salah satu cara umum yang digunakan penyerang untuk mendapatkan kredensial pengguna.

Waspadai Link Login Palsu

Password yang kuat sekalipun tidak akan banyak membantu jika pengguna memasukkannya ke situs palsu.

Karena itu, jangan sembarangan membuka link login yang dikirim melalui pesan pribadi, email, atau komentar. Periksa alamat situs sebelum memasukkan username dan password.

Jika mendapatkan pesan yang mengaku berasal dari sebuah platform dan meminta Anda login melalui sebuah link, lebih aman membuka aplikasi atau situs resminya secara langsung.

Periksa Perangkat yang Terhubung

Tips Bikin Password Selain 2FA, periksa secara berkala perangkat yang sedang login ke akun media sosial.

Jika menemukan perangkat atau lokasi login yang tidak dikenali, segera keluarkan perangkat tersebut dan ganti password.

Langkah ini penting terutama jika akun pernah digunakan pada komputer umum, perangkat orang lain, atau perangkat yang sudah tidak digunakan.

Aktifkan Semua Fitur Keamanan yang Tersedia

Setiap platform memiliki fitur keamanan yang berbeda. Selain 2FA, pengguna sebaiknya memanfaatkan fitur seperti peringatan login, pemeriksaan aktivitas akun, perangkat terpercaya, serta opsi pemulihan akun.

CISA juga memasukkan pengelolaan kredensial, MFA, pengaturan privasi, perangkat terpercaya, dan pemantauan ancaman sebagai bagian dari perlindungan akun media sosial.

Kesimpulan

Tips Bikin Password Untuk Melindungi akun media sosial sebenarnya tidak harus rumit. Langkah awal yang bisa dilakukan adalah menggunakan password yang panjang dan unik untuk setiap akun, kemudian mengaktifkan 2FA.

Selain itu, pengguna perlu berhati-hati terhadap phishing, tidak membagikan kode verifikasi, menghindari link login mencurigakan, dan rutin memeriksa perangkat yang memiliki akses ke akun.

Dengan kebiasaan tersebut, risiko akun media sosial dibajak dapat ditekan. Keamanan digital bukan hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kebiasaan pengguna dalam menjaga informasi pribadi dan kredensial.

Continue Reading

Teknologi

Honda Super-ONE vs Prelude, Adu Teknologi EV dan Hybrid

Published

on

Honda Super-ONE

Honda terus memperluas pilihan kendaraan elektrifikasinya melalui pendekatan yang berbeda. Dua model yang menarik perhatian adalah Honda Super-ONE dan Honda Prelude. Keduanya sama-sama membawa semangat berkendara yang lebih menyenangkan di era elektrifikasi, tetapi menggunakan teknologi penggerak yang berbeda.

Super-ONE hadir sebagai mobil listrik kompak dengan konsep “e: Dash BOOSTER”, sedangkan Prelude kembali sebagai mobil sport hybrid yang mengandalkan teknologi e:HEV.

Lantas, seperti apa perbedaan keduanya? Berikut perbandingan teknologi Honda Super-ONE dan Prelude.

1. Super-ONE Mengandalkan Tenaga Listrik Penuh

Honda Super-ONE merupakan mobil listrik kompak yang dikembangkan dari pengalaman Honda menghadirkan kendaraan listrik kecil. Model ini menggunakan platform khusus dan dirancang untuk memberikan sensasi berkendara yang lebih menyenangkan dibandingkan citra mobil EV mungil yang hanya mengutamakan efisiensi.

Honda bahkan menyebut Super-ONE sebagai “FUN EV”. Fokus pengembangannya bukan hanya pada mobilitas sehari-hari, tetapi juga bagaimana kendaraan listrik dapat memberikan pengalaman berkendara yang lebih menggugah.

2. Prelude Memilih Teknologi Hybrid

Berbeda dari Super-ONE, Honda Prelude menggunakan sistem e:HEV, teknologi hybrid milik Honda.

Prelude dirancang sebagai mobil sport yang menggabungkan pengalaman berkendara dengan efisiensi kendaraan elektrifikasi. Honda menyebut model ini sebagai specialty hybrid sports model yang membawa kembali nama Prelude ke era elektrifikasi.

Artinya, Prelude tidak sepenuhnya meninggalkan mesin pembakaran internal. Sistem hybrid menjadi jembatan antara karakter mobil sport konvensional dan teknologi elektrifikasi.

3. Super-ONE Punya Fitur BOOST Mode

Salah satu teknologi menarik pada Super-ONE adalah BOOST Mode.

Fitur ini dirancang untuk memberikan sensasi berkendara yang lebih agresif. Honda menggabungkan peningkatan output tenaga dengan simulasi perpindahan tujuh tingkat rasio serta Active Sound Control.

Dengan pendekatan tersebut, Super-ONE mencoba menghadirkan sensasi seperti mobil bermesin konvensional, tetapi tetap mempertahankan karakter akselerasi kendaraan listrik.

Ini menjadi salah satu cara Honda membuat EV kecil terasa lebih emosional ketika dikendarai.

4. Prelude Lebih Mengutamakan Sensasi Mobil Sport

Prelude memiliki pendekatan berbeda. Honda mengembangkan mobil ini dengan konsep “Unlimited Glide”, yang terinspirasi dari gerakan glider saat melayang di udara.

Desainnya dibuat rendah dan lebar dengan garis bodi yang halus. Honda juga mengembangkan interior yang berorientasi pada pengalaman pengemudi sekaligus memberikan kenyamanan bagi penumpang.

Karena itu, Prelude lebih diarahkan kepada konsumen yang menginginkan mobil sport dengan teknologi elektrifikasi tanpa kehilangan kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari.

5. Sama-Sama Mengejar Fun to Drive

Meskipun teknologi penggeraknya berbeda, Super-ONE dan Prelude memiliki satu persamaan penting: keduanya tidak ingin kendaraan elektrifikasi terasa membosankan.

Super-ONE mencoba mewujudkannya melalui ukuran kompak, karakter EV, dan BOOST Mode. Honda bahkan secara khusus mengembangkan respons kendaraan agar pengemudi dapat merasakan kondisi mobil secara lebih intuitif.

Sementara Prelude membawa filosofi tersebut ke segmen mobil sport. Sistem hybrid dikembangkan bukan hanya untuk efisiensi, tetapi juga untuk mempertahankan kesenangan berkendara.

6. Mana yang Lebih Futuristis?

Jika dilihat dari konsep elektrifikasinya, Super-ONE terasa lebih futuristis karena merupakan EV murni. Tidak ada ketergantungan pada mesin bensin sebagai bagian dari sistem penggeraknya.

Namun, Prelude menawarkan pendekatan yang lebih kompromistis. Teknologi hybrid memungkinkan Honda mempertahankan karakter mobil sport sekaligus meningkatkan efisiensi.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa Honda belum memilih satu jalur saja untuk masa depan kendaraan elektrifikasi. EV dan hybrid masih dikembangkan dengan karakter masing-masing.

7. Super-ONE untuk Mobilitas Harian, Prelude untuk Penggemar Mobil Sport

Super-ONE lebih cocok diposisikan sebagai kendaraan kompak untuk penggunaan sehari-hari. Ukurannya yang kecil membuatnya sesuai dengan kebutuhan mobilitas perkotaan, sementara karakter EV memberikan pengalaman berkendara yang berbeda.

Prelude memiliki sasaran yang lebih spesifik. Mobil ini ditujukan bagi mereka yang menginginkan kendaraan dengan desain sporty dan pengalaman berkendara yang lebih emosional, tetapi tetap membutuhkan kepraktisan.

Dengan kata lain, Super-ONE lebih menonjolkan fun EV, sedangkan Prelude menawarkan fun hybrid sports car.

8. Teknologi Honda Mulai Bergerak ke Arah Software

Persaingan kendaraan elektrifikasi saat ini tidak hanya mengenai motor listrik, baterai, atau mesin hybrid. Software juga semakin penting.

Honda dan Nissan pada 2026 bahkan mengumumkan rencana mengembangkan arsitektur elektronik dan software kendaraan bersama untuk model generasi berikutnya mulai tahun fiskal 2029. Perkembangan ini menunjukkan bahwa kendaraan Honda ke depan akan semakin bergantung pada teknologi software-defined vehicle.

Dengan demikian, Super-ONE dan Prelude dapat dilihat sebagai bagian dari perjalanan Honda menuju era kendaraan yang semakin terhubung dan berbasis teknologi.

Jadi, Super-ONE vs Prelude, Mana yang Lebih Menarik?

Keduanya menawarkan filosofi berbeda.

Honda Super-ONE unggul dari sisi konsep EV murni, ukuran kompak, dan teknologi yang dirancang untuk membuat mobil listrik terasa lebih menyenangkan.

Sementara Honda Prelude menawarkan perpaduan antara performa mobil sport, teknologi hybrid e:HEV, kenyamanan, dan efisiensi.

Jika menginginkan EV kompak yang unik dan menyenangkan, Super-ONE lebih menarik. Jika mencari mobil sport elektrifikasi dengan pendekatan hybrid, Prelude memiliki daya tarik yang lebih kuat.

Pada akhirnya, keduanya menunjukkan bagaimana Honda mencoba mempertahankan satu hal yang menjadi ciri khas mereknya: kesenangan berkendara, meski teknologi kendaraan terus berubah.

Continue Reading

Teknologi

Jantung Buatan BiVACOR, Teknologi Titanium Masa Depan

Published

on

Jantung Buatan

Teknologi medis terus berkembang untuk membantu pasien yang mengalami gagal jantung berat. Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah BiVACOR Total Artificial Heart (TAH), sebuah Jantung Buatan yang dirancang untuk menggantikan fungsi kedua bilik jantung dengan perangkat mekanis berukuran relatif ringkas.

Berbeda dari Jantung Buatan konvensional yang menggunakan mekanisme pompa pneumatik, BiVACOR mengandalkan rotor yang melayang secara magnetis untuk mengalirkan darah. Perangkat ini juga menggunakan struktur berbahan titanium, yang menjadi salah satu bagian penting dari desainnya.

Teknologi tersebut membuat BiVACOR menjadi salah satu kandidat penting dalam perkembangan jantung buatan generasi baru.

Apa Itu Jantung Buatan BiVACOR?

BiVACOR Total Artificial Heart merupakan perangkat yang dirancang untuk menggantikan fungsi jantung manusia secara keseluruhan, khususnya ketika kedua ventrikel tidak lagi mampu memompa darah secara memadai.

Dalam konsep jantung buatan total, ventrikel jantung yang mengalami kerusakan digantikan dengan pompa mekanis. Perangkat kemudian membantu mengalirkan darah menuju paru-paru dan seluruh tubuh.

BiVACOR memiliki pendekatan yang berbeda karena menggunakan satu rotor sentrifugal yang dilayang secara magnetis. Rotor tersebut tidak membutuhkan kontak mekanis seperti poros dan bantalan konvensional.

Mengapa Menggunakan Titanium?

Titanium menjadi salah satu material penting dalam desain BiVACOR karena karakteristiknya yang sesuai untuk perangkat medis yang harus berada di dalam tubuh.

Dalam penelitian mengenai kesesuaian anatomi BiVACOR, model perangkat dibuat menggunakan titanium untuk mengevaluasi bagaimana perangkat tersebut dapat ditempatkan di dalam rongga dada pasien.

Penggunaan material tersebut juga membantu menciptakan perangkat yang kuat dan tahan terhadap kondisi penggunaan jangka panjang.

Namun, menyebut BiVACOR sebagai “jantung titanium” bukan berarti seluruh perangkat hanya terdiri dari titanium. BiVACOR merupakan sistem mekanis kompleks yang dirancang untuk bekerja sebagai pengganti fungsi jantung.

Cara Kerja Rotor Magnetis

Salah satu teknologi utama BiVACOR adalah magnetic levitation atau levitasi magnetis.

Rotor di dalam perangkat dibuat melayang menggunakan gaya magnet sehingga dapat berputar tanpa kontak langsung dengan komponen mekanis tertentu. Putaran tersebut kemudian digunakan untuk memompa darah.

Desain ini penting karena komponen yang saling bergesekan dapat mengalami keausan. BiVACOR dirancang tanpa bagian mekanis yang saling bergesekan pada rotor, sehingga secara teori dapat mengurangi masalah keausan komponen. Program penelitian yang didanai NIH juga menyebut bahwa perangkat ini tidak memiliki bagian yang dirancang untuk mengalami keausan seperti mekanisme mekanis tradisional.

Bisa Menghasilkan Aliran Darah Berdenyut

Meskipun menggunakan pompa berputar, BiVACOR tidak hanya dirancang untuk menghasilkan aliran darah yang konstan.

Rotor dapat diatur kecepatannya sehingga menghasilkan perubahan aliran yang menciptakan tekanan berdenyut. Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa BiVACOR dapat menghasilkan pulse pressure yang bermakna secara klinis.

Kemampuan tersebut menjadi bagian menarik dari teknologi BiVACOR karena sistemnya berusaha menggabungkan keunggulan pompa mekanis dengan karakteristik aliran darah yang lebih menyerupai fungsi jantung alami.

BiVACOR Sudah Pernah Diimplantasikan pada Manusia

BiVACOR bukan sekadar konsep futuristik. Perangkat ini telah menjalani penggunaan pada manusia dalam konteks penelitian klinis.

Pada 2024, publikasi medis melaporkan keberhasilan implantasi BiVACOR pada seorang pasien di Baylor St. Luke’s Medical Center, Texas. Pasien tersebut bertahan dengan perangkat selama delapan hari sebelum menerima transplantasi jantung.

Perkembangan berikutnya juga menunjukkan penggunaan BiVACOR dalam penelitian manusia sebagai jembatan menuju transplantasi jantung. Sebuah tinjauan ilmiah melaporkan bahwa pada 2025 perangkat tersebut berhasil digunakan pada pasien di Australia selama 100 hari sebelum pasien menerima transplantasi.

Apakah BiVACOR Bisa Menggantikan Jantung Selamanya?

Inilah bagian yang perlu dipahami. Meskipun BiVACOR memiliki desain yang menjanjikan, teknologi ini belum berarti manusia sudah memiliki jantung buatan yang dapat digunakan secara permanen tanpa batas.

Saat ini, jantung buatan total secara umum masih banyak digunakan sebagai bridge to transplant, yaitu menjaga pasien tetap mendapatkan aliran darah yang cukup sambil menunggu donor jantung yang sesuai. NIH juga menjelaskan bahwa jantung buatan total masih terutama digunakan sebagai solusi sementara menuju transplantasi, sementara para peneliti terus mengembangkan teknologi untuk penggunaan jangka panjang.

Karena itu, BiVACOR lebih tepat dipandang sebagai teknologi yang sedang dikembangkan menuju kemungkinan penggunaan jangka panjang, bukan sebagai pengganti transplantasi yang sudah tersedia secara luas.

Tantangan Terbesar Jantung Buatan

Menciptakan jantung buatan bukan hanya persoalan membuat pompa yang mampu mengalirkan darah. Perangkat harus bekerja di dalam tubuh dengan aman dan konsisten.

Salah satu tantangannya adalah menjaga agar darah tidak mengalami kerusakan ketika melewati perangkat. Penelitian terbaru terhadap BiVACOR menguji hemokompatibilitasnya pada kondisi aliran rendah dan tinggi. Hasil penelitian tersebut menunjukkan performa yang menjanjikan, meskipun perangkat tetap harus terus dievaluasi dalam berbagai kondisi operasi.

Risiko lain yang harus diperhatikan pada teknologi jantung buatan antara lain pembekuan darah dan infeksi. Pada teknologi total artificial heart secara umum, pasien juga dapat membutuhkan obat antikoagulan selama perangkat digunakan.

Masa Depan Teknologi Jantung Buatan

BiVACOR menunjukkan bagaimana teknologi mekanis, material modern, dan sistem kontrol dapat digabungkan untuk menciptakan alternatif bagi pasien dengan gagal jantung berat.

Desain rotor magnetis menjadi salah satu inovasi paling menarik karena mengurangi kontak mekanis dan memungkinkan pengaturan aliran darah. Sementara penggunaan titanium membantu menghadirkan struktur yang kuat untuk perangkat yang harus bekerja di dalam tubuh.

Jika penelitian klinis terus menunjukkan keamanan dan efektivitas, teknologi seperti BiVACOR berpotensi mengubah cara dunia medis menangani pasien dengan gagal jantung tahap akhir.

Namun, masih diperlukan penelitian lebih panjang untuk menentukan seberapa aman, efektif, dan tahan lama perangkat tersebut dalam penggunaan jangka panjang.

Kesimpulan

BiVACOR Total Artificial Heart merupakan salah satu inovasi menarik dalam perkembangan Jantung Buatan. Dengan menggunakan rotor yang melayang secara magnetis dan desain berbasis titanium, perangkat ini menawarkan pendekatan berbeda dibandingkan teknologi jantung buatan konvensional.

Keberhasilan implantasi pada manusia menunjukkan bahwa teknologi ini telah melewati tahap konsep dan memasuki fase pengujian klinis yang lebih serius.

Meski begitu, BiVACOR belum dapat dianggap sebagai jantung buatan permanen yang tersedia secara umum. Penelitian mengenai keamanan, daya tahan, aliran darah, dan penggunaan jangka panjang masih terus berlangsung.

Jika pengembangan teknologi ini berhasil, BiVACOR bisa menjadi salah satu langkah penting menuju masa depan ketika keterbatasan donor jantung tidak lagi menjadi satu-satunya pilihan bagi pasien dengan gagal jantung berat.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2026 Lintas Kompas