Teknologi
Xiaomi Rilis Mesin Kopi Kapsul Mijia Secara Global, Cuma Butuh 25 Detik
Published
2 months agoon
By
admin lintas
Xiaomi Rilis Mesin Kopi Kapsul Mijia Secara Global, Cuma Butuh 25 Detik
Mijia Capsule Coffee Machine kini telah menjadi bagian dari upaya Xiaomi untuk memperluas jangkauannya di pasar global perangkat rumah tangga. Mesin kopi berbasis kapsul ini diluncurkan melalui situs internasional Xiaomi di bulan April 2026 dan secara bertahap mulai tersedia di berbagai negara. Saat ini, produk ini tercantum dalam katalog resmi Xiaomi Global serta di beberapa toko regional, termasuk di sejumlah negara di Eropa dan juga di Indonesia. Xiaomi mengusung konsep yang sudah dikenal dari lini perangkat rumah tangganya: desain yang simpel, ukuran yang kompak, kemudahan dalam penggunaan, dan harga yang cukup terjangkau.
Mesin ini ditujukan bagi mereka yang ingin menikmati espresso atau kopi kapsul tanpa harus melalui proses seperti menggiling, mengukur, memadatkan, maupun mengatur ekstraksi. Seperti yang diperlukan pada mesin espresso semi-otomatis. Pengguna hanya perlu memasukkan kapsul, menunggu mesin untuk memanaskan, dan kemudian menekan salah satu tombol untuk memilih ukuran cangkir. Walaupun proses ini dirancang agar mudah, Xiaomi tetap melengkapi mesin ini dengan pompa ULKA yang mampu memberikan tekanan maksimum 19 bar serta sistem pengendalian suhu yang memanfaatkan sensor NTC dan algoritma PID. Kombinasi ini bertujuan untuk memastikan konsistensi dalam proses ekstraksi dari satu cangkir ke cangkir lainnya. Kehadiran mesin ini juga menambah variasi perangkat dapur Mijia setelah sebelumnya Xiaomi meluncurkan berbagai produk seperti air fryer, rice cooker, kettle, hingga mesin espresso semi-otomatis.
Penghangatan Selesai Dalam Waktu Sekitar 25 Detik
Salah satu fitur menarik dari mesin kopi ini adalah kecepatan dalam pemanasannya. Xiaomi menyatakan bahwa proses preheating dapat dilakukan dalam waktu sekitar 25 detik begitu mesin dinyalakan. Sistem pemanas yang digunakan dapat menghasilkan daya sekitar 1. 360W, sementara total daya yang terukur untuk seluruh perangkat adalah 1. 400W. Kecepatan ini membuat mesin ini ideal untuk digunakan ketika pengguna ingin menyeduh kopi di pagi hari tanpa harus menunggu boiler besar memanaskan hingga suhu yang tepat. Setelah preheating selesai, pengguna cukup membuka tutup atas, menempatkan kapsul, menutupnya kembali, dan kemudian menekan tombol untuk memilih ukuran minuman.
Konsep satu sentuh ini menjadi salah satu keunggulan terbesar mesin kapsul dibandingkan mesin espresso yang lebih tradisional. Tidak ada pengaturan untuk penggiling, takaran kopi, tekanan pemadatan, atau proses pembersihan portafilter setelah setiap penggunaan. Meski demikian, kekurangan dari sistem ini adalah ketergantungan pengguna terhadap kapsul yang sudah ditentukan jumlah kopi dan karakter rasanya. Xiaomi merancang produk ini bagi pengguna yang lebih mementingkan kemudahan serta konsistensi daripada kebebasan untuk menyesuaikan rincian pengaturan espresso. Dengan durasi pemanasan yang hanya 25 detik, proses menyeduh satu cangkir kopi bisa segera dimulai hampir seketika setelah pengguna bangun atau memasuki dapur.
Pompa ULKA 19 Bar Didesain Untuk Menciptakan Crema yang Lebih Kaya
Xiaomi menggunakan pompa ULKA dalam produknya, yang mampu menghasilkan tekanan maksimum hingga 19 bar. ULKA dikenal luas di sektor mesin kopi untuk rumah dan telah dimanfaatkan dalam berbagai jenis espresso dan mesin kopi. Xiaomi menyatakan bahwa tekanan ini berperan dalam menciptakan proses ekstraksi yang konsisten serta menciptakan lapisan crema yang lebih kaya. Namun, perlu dicatat bahwa 19 bar adalah batas tertinggi pompa, bukan berarti kopi akan selalu diekstraksi dengan tekanan tersebut dari awal hingga akhir proses.
Dalam pembuatan espresso, kualitas akhir produk dipengaruhi oleh beragam elemen seperti desain kapsul, takaran kopi, ukuran gilingan yang disarankan oleh produsen kapsul, suhu air, dan volume minuman yang dipilih. Selain itu, mesin ini dilengkapi dengan sensor suhu NTC dan sistem kontrol PID yang membantu menjaga suhu air tetap stabil. Sistem ini sangat penting karena fluktuasi suhu yang terlalu besar bisa menyebabkan perbedaan rasa antara tiap ekstraksi. Xiaomi menekankan bahwa pengaturan suhu tersebut berkontribusi dalam mempertahankan karakter rasa dan mengurangi risiko rasa pahit berlebih. Oleh karena itu, meskipun pengguna tidak memiliki kontrol manual seperti pada mesin espresso professional, perangkat ini sudah dilengkapi dengan teknologi untuk mempertahankan konsistensi proses penyeduhan secara otomatis.
Dua Opsi Ukuran Kopi yang Dapat Disesuaikan
Xiaomi menawarkan dua tombol yang masing-masing mewakili ukuran kecil dan besar. Pengaturan standar menghasilkan sekitar 40 ml untuk ukuran kecil dan 110 ml untuk yang besar. Ukuran kecil jelas ditujukan untuk minuman tipi espresso, sedangkan 110 ml cocok untuk pengguna yang lebih memilih kopi dengan jumlah yang lebih banyak. Menariknya, kedua tombol ini tidak terikat secara permanen pada volume awal tersebut. Pengguna diberi kebebasan untuk menyesuaikan jumlah air yang keluar dan menyimpannya dalam memori mesin. Xiaomi menjelaskan bahwa ukuran kecil dapat diatur dalam rentang 15 hingga 80 ml, sedangkan pengaturan besar dapat diubah antara 15 hingga 180 ml.
Cara pengaturannya cukup mudah: pengguna cukup menekan dan menahan tombol selama sekitar tiga detik, membiarkan kopi mengalir, kemudian menekan tombol tersebut kembali saat jumlah yang diinginkan telah tercapai. Mesin akan mengingat pengaturan ini. Fitur memori seperti ini sangat bermanfaat mengingat bahwa kapsul dari produsen yang berbeda mungkin memiliki rekomendasi jumlah ekstraksi yang bervariasi. Selain itu, pengguna mungkin juga memiliki preferensi tertentu terkait kekuatan minuman. Meskipun Xiaomi mengklaim ukuran besar ideal untuk kopi yang lebih ringan atau Americano. Perlu diingat bahwa menambahkan lebih banyak air ke dalam kapsul yang sama tidak sama dengan mencampurkan air panas setelah espresso dibuat. Dengan demikian, rasa akhir tetap dipengaruhi oleh kapsul serta volume air yang digunakan.
Dimensinya Hanya 9 Sentimeter Lebar
Salah satu faktor yang membuat Mijia Capsule Coffee Machine menarik untuk hunian modern adalah ukurannya. Dengan dimensi sekitar 33,2 × 9 × 21,2 cm dan berat sekitar 2,4 kg, mesin ini memiliki lebar hanya sembilan sentimeter, sehingga tidak memakan banyak ruang di meja dapur. Xiaomi bahkan menyebutkan bahwa ukuran perangkat ini hampir menyerupai selembar kertas A4. Desainnya yang ramping sangat ideal untuk digunakan di apartemen, pantry kantor, ruang studio, maupun dapur yang sudah dikelilingi oleh peralatan lainnya.
Dengan warna abu-abu dan bodi yang minimalis, perangkat ini mengikuti ciri khas desain Mijia yang cenderung simpel tanpa banyak ornamen. Di bagian depan terletak outlet kopi dan penyangga gelas yang dapat disesuaikan. Penyangga tersebut memungkinkan dua pilihan ketinggian untuk mendukung gelas dengan ukuran hingga sekitar 88 mm atau 108 mm. Di bagian belakang terdapat tangki air yang dapat dilepas, berkapasitas sekitar 650 ml, sehingga proses pengisian dan pembersihannya cukup mudah. Dengan kapasitas tersebut, pengguna bisa membuat beberapa cangkir kopi sebelum perlu mengisi ulang, meski jumlah pasti tergantung pada volume setiap seduhan dan proses pembilasan yang dilakukan.
Tempat Kapsul Magnetik Bisa Menampung hingga 20 Kapsul
Ada satu aksesori yang membuat desain mesin ini sedikit berbeda dari banyak coffee maker kapsul lainnya, yakni magnetic capsule holder. Xiaomi menyertakan tempat kapsul yang dapat menempel secara magnetis pada sisi mesin maupun permukaan logam lain seperti bagian samping kulkas atau rak besi. Kapasitasnya mencapai sekitar 20 kapsul dengan empat kolom yang masing-masing dapat menampung lima buah. Dengan demikian, kapsul tidak harus disimpan dalam kotak terpisah yang mengambil ruang tambahan di meja. Pengguna dapat membuat coffee corner kecil dengan mesin dan koleksi kapsul ditempatkan berdampingan.
Xiaomi juga menyatakan mesin kompatibel dengan banyak kapsul yang dimensinya sesuai dengan ruang ekstraksi perangkat. Situs resminya memberikan referensi ukuran kapsul agar pengguna dapat memeriksa kesesuaian sebelum membeli. Namun, Xiaomi tetap menyarankan agar kapsul digunakan hanya untuk satu kali ekstraksi. Produsen juga memberikan peringatan terhadap tipe seal tertentu karena silikon yang tertinggal di brewing chamber dapat berpotensi menyebabkan kebocoran pada penggunaan berikutnya. Jadi, meskipun kompatibilitas kapsul cukup luas, ukuran dan konstruksinya tetap perlu diperiksa sebelum digunakan.
Suara Ekstraksi Diklaim Hanya Sekitar 55 dB
Mesin kopi sering kali menghasilkan suara cukup jelas ketika pompa mulai bekerja. Xiaomi mencoba mengurangi gangguan tersebut dengan mengklaim tingkat kebisingan ekstraksi serendah 55 dB(A) dalam pengujian laboratorium. Angka tersebut tentu dapat berbeda berdasarkan posisi perangkat, permukaan meja, kondisi kapsul, maupun lingkungan sekitar. Tetapi setidaknya menunjukkan bahwa Xiaomi memang memberikan perhatian pada penggunaan di pagi hari atau ruangan kecil. Selain operasi yang relatif tenang, perangkat mempunyai fitur automatic power-off setelah sekitar 10 menit tidak digunakan. Mesin akan lebih dahulu masuk keadaan standby setelah selesai membuat kopi kemudian mematikan dirinya ketika tidak mendeteksi aktivitas.
Fitur seperti ini berguna bagi pengguna yang terburu-buru dan lupa mematikan mesin setelah sarapan. Ada pula food-contact-grade dust cover yang membantu menjaga bagian tertentu tetap bersih serta mencegah sisa air menetes. Konsep keseluruhannya memang lebih mengarah kepada convenience daripada eksperimen pembuatan kopi. Mesin dirancang supaya pengguna hanya melakukan beberapa langkah: isi air, masukkan kapsul, tekan tombol, kemudian buang kapsul setelah digunakan. Pembersihan rutin masih diperlukan, termasuk melakukan pembilasan sebelum penggunaan pertama serta membersihkan tempat kapsul bekas dan tangki air secara berkala.
Mesin Kopi Mijia Capsule Kini Resmi Diluncurkan di Indonesia
Menariknya, produk ini tidak hanya terdaftar di laman internasional. Xiaomi Indonesia juga telah menyediakan halaman khusus untuk Mijia Capsule Coffee Machine, yang mencakup spesifikasi serta panduan penggunaan dalam bahasa Indonesia. Di toko resmi Xiaomi Indonesia, mesin ini dijual dengan harga normal sekitar Rp1. 699. 000, sedangkan katalog terbaru menunjukkan harga promosi sekitar Rp1. 599. 000. Tentu saja, harga ini bisa berubah tergantung pada lama promosi dan ketersediaan stok. Ini memberikan kesempatan bagi para pelanggan di Indonesia untuk tidak perlu bergantung pada produk impor jika ingin memiliki versi yang dirilis resmi.
Di Eropa, produk serupa juga sudah mulai dijual. Misalnya, Mi Store di Jerman menawarkan Mijia Capsule Coffee Machine seharga €104,90. Ketersediaannya di beberapa toko lokal menandakan bahwa peluncuran global yang diumumkan oleh Xiaomi beberapa bulan yang lalu kini sudah memasuki fase penjualan nyata.
Mijia Capsule Coffee Machine Mulai Dipasarkan Lebih Luas
Bagi para pecinta kopi yang ingin kontrol penuh atas biji kopi, ukuran gilingan, dosis, dan proses ekstraksi, mesin espresso semi-otomatis tentu lebih memberikan kebebasan. Namun, Mijia Capsule Coffee Machine ditujukan untuk segmen yang berbeda. Produk ini menawarkan proses penyajian yang cepat, desain kompak yang elegan, pompa 19 bar, waktu pemanasan 25 detik, dua pengaturan volume yang bisa diatur, tangki berkapasitas 650 ml, serta sistem kapsul yang lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari. Dengan harga resmi di Indonesia sekitar Rp1,6 juta saat promo. Tampaknya Xiaomi ingin menjadikannya pilihan utama bagi pengguna yang menginginkan kemudahan tanpa harus melalui proses panjang dalam membuat espresso.
You may like
Teknologi
WhatsApp Hadirkan Restricted Chat, Ini 4 Batasan yang Perlu Diketahui
Published
22 hours agoon
October 8, 2026By
admin lintas
WhatsApp Hadirkan Restricted Chat, Ini 4 Batasan yang Perlu Diketahui
Restricted Chat WhatsApp menawarkan pendekatan yang lebih ketat untuk menjaga percakapan tertentu agar tidak mudah diakses pihak lain. Fitur privasi seperti ini berguna bagi pengguna yang sering meminjamkan ponsel kepada keluarga atau teman. Percakapan yang mendapat perlindungan tambahan dapat dipisahkan dari daftar chat biasa, sehingga orang lain tidak langsung melihatnya ketika membuka aplikasi. Namun, peningkatan privasi biasanya membawa sejumlah batasan. Pengguna perlu memahami konsekuensinya sebelum mengaktifkan perlindungan pada percakapan penting. Dengan mengenali fungsi setiap pengaturan, pengguna bisa menentukan chat mana yang memang membutuhkan lapisan keamanan tambahan dan mana yang cukup menggunakan perlindungan standar.
1. Akses Percakapan Menjadi Lebih Ketat
Salah satu perubahan paling terasa adalah proses membuka percakapan. Pengguna mungkin harus melewati autentikasi tambahan sebelum dapat melihat chat yang dilindungi. Mekanisme tersebut memang menambah beberapa langkah, tetapi tujuannya mencegah orang lain membuka pesan ketika ponsel sedang tidak berada di tangan pemilik. Pengguna sebaiknya memastikan metode autentikasi perangkat selalu berfungsi dengan baik. Jangan sampai perlindungan tambahan justru menyulitkan pemilik ketika membutuhkan informasi penting dengan cepat.
2. Isi Notifikasi Bisa Lebih Terbatas
Privasi yang lebih tinggi juga dapat memengaruhi informasi yang muncul melalui notifikasi. Sistem dapat menyembunyikan detail tertentu agar pesan sensitif tidak terbaca langsung dari layar kunci. Pendekatan ini sangat berguna ketika ponsel berada di meja kerja atau tempat yang mudah terlihat orang lain. Namun, pengguna mungkin harus membuka aplikasi terlebih dahulu untuk mengetahui isi pesan secara lengkap. Batasan tersebut menjadi kompromi antara kenyamanan dan keamanan percakapan.
3. Interaksi Cepat Tidak Selalu Seleluasa Chat Biasa
Percakapan yang memperoleh perlindungan khusus dapat membuat beberapa aktivitas terasa kurang praktis dibanding chat biasa. Pengguna yang terbiasa membaca atau merespons pesan dengan cepat mungkin memerlukan langkah tambahan sebelum berinteraksi. Karena itu, perlindungan ekstra lebih cocok digunakan untuk percakapan yang benar-benar membutuhkan privasi tinggi. Untuk obrolan sehari-hari yang tidak menyimpan informasi sensitif, pengaturan standar biasanya menawarkan pengalaman yang lebih sederhana.
4. Perlindungan Tidak Menggantikan Keamanan Akun
Fitur pembatasan percakapan bukan benteng tunggal untuk melindungi akun. Pengguna tetap perlu mengaktifkan verifikasi dua langkah, menggunakan kunci layar yang kuat, dan berhati-hati terhadap permintaan kode verifikasi. Jangan memberikan PIN atau kode OTP kepada siapa pun. Pengguna juga perlu memeriksa perangkat yang terhubung secara berkala. Kombinasi beberapa lapisan keamanan memberikan perlindungan yang jauh lebih efektif dibanding hanya mengandalkan satu fitur privasi.
Privasi Lebih Tinggi Membutuhkan Penyesuaian
Fitur privasi tambahan menawarkan manfaat besar bagi pengguna yang menyimpan percakapan penting. Namun, semakin ketat perlindungannya, semakin banyak pula langkah yang mungkin diperlukan untuk mengakses pesan. Pengguna perlu menyeimbangkan kebutuhan keamanan dengan kenyamanan penggunaan sehari-hari. Pilih percakapan yang memang membutuhkan perlindungan ekstra dan tetap gunakan pengaturan keamanan akun lainnya. Dengan strategi tersebut, pengguna dapat menjaga pesan tetap privat tanpa membuat pengalaman menggunakan aplikasi terasa terlalu rumit.
Teknologi
6 Pengaturan WhatsApp yang Perlu Diaktifkan agar Akun Lebih Aman
Published
2 days agoon
October 7, 2026By
admin lintas
6 Pengaturan WhatsApp yang Perlu Diaktifkan agar Akun Lebih Aman
Keamanan akun WhatsApp penting diperhatikan karena aplikasi ini menyimpan banyak percakapan dan informasi pribadi. Pengguna sering memakai WhatsApp untuk berkomunikasi dengan keluarga, teman, hingga rekan kerja. Karena itu, akses yang jatuh ke tangan orang lain dapat menimbulkan masalah serius. Selain berhati-hati terhadap tautan mencurigakan dan permintaan kode verifikasi, pengguna juga dapat memanfaatkan sejumlah fitur keamanan bawaan. Beberapa pengaturan sederhana mampu memberikan lapisan perlindungan tambahan tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari.
1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Verifikasi dua langkah memberikan perlindungan tambahan melalui PIN yang dibuat pengguna. Fitur ini membantu mencegah pihak lain mengambil alih akun hanya dengan bermodalkan kode verifikasi nomor telepon. Pilih PIN yang tidak mudah ditebak dan hindari kombinasi sederhana seperti tanggal lahir. Pengguna juga sebaiknya menambahkan alamat email pemulihan yang dapat diakses. Dengan begitu, proses pemulihan menjadi lebih mudah jika suatu saat pengguna lupa PIN.
2. Gunakan Passkey untuk Perlindungan Tambahan
Passkey menawarkan metode masuk yang memanfaatkan sistem keamanan perangkat, seperti sidik jari, pengenalan wajah, atau kode layar. Pengguna tidak perlu terlalu bergantung pada kata sandi yang mudah terlupakan atau ditebak. Sistem ini juga membantu mengurangi risiko dari sejumlah modus pencurian kredensial. Namun, pengguna tetap perlu menjaga keamanan perangkat karena ponsel menjadi salah satu kunci utama untuk mengakses akun.
3. Kunci WhatsApp dengan Biometrik
Pengguna dapat mengaktifkan kunci aplikasi untuk memperkuat privasi percakapan. Setelah fitur tersebut aktif, WhatsApp meminta autentikasi biometrik sesuai kemampuan perangkat. Perlindungan ini sangat berguna ketika pengguna sering meminjamkan ponsel kepada orang lain. Seseorang mungkin berhasil membuka perangkat, tetapi lapisan keamanan tambahan tetap membatasi akses ke percakapan. Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur penguncian percakapan tertentu ketika membutuhkan privasi tambahan.
4. Periksa Perangkat yang Terhubung
Fitur perangkat tertaut memungkinkan satu akun digunakan pada beberapa perangkat. Kemudahan tersebut juga berarti pengguna perlu memeriksa daftar perangkat secara berkala. Segera keluarkan perangkat yang tidak dikenali atau sudah tidak digunakan. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mencegah orang lain mempertahankan akses tanpa disadari. Pemeriksaan menjadi semakin penting setelah pengguna pernah masuk ke WhatsApp Web atau komputer yang digunakan bersama.
5. Atur Privasi Informasi Pribadi
Pengaturan privasi membantu pengguna menentukan siapa yang dapat melihat foto profil, informasi akun, status, dan waktu terakhir terlihat. Membatasi informasi tersebut dapat mengurangi jumlah data pribadi yang tersedia bagi orang asing. Pengguna juga dapat mengatur siapa yang boleh memasukkan mereka ke grup. Dengan pengaturan yang lebih selektif, privasi WhatsApp menjadi lebih terkendali tanpa harus menutup seluruh aktivitas akun dari kontak yang dikenal.
6. Lindungi Panggilan dan Waspadai Nomor Asing
Panggilan dari nomor tidak dikenal dapat mengganggu sekaligus membuka ruang bagi berbagai modus manipulasi. Pengguna dapat memanfaatkan fitur pembungkaman panggilan dari nomor asing apabila tersedia pada aplikasinya. Selain itu, jangan pernah memberikan kode verifikasi, PIN, atau informasi sensitif kepada orang yang menghubungi melalui telepon maupun pesan. Pihak yang mencoba mengambil alih akun sering mengandalkan kepanikan pengguna, bukan kelemahan teknis aplikasi.
Kebiasaan Pengguna Tetap Menjadi Pertahanan Utama
Berbagai fitur tersebut dapat meningkatkan keamanan akun WhatsApp, tetapi perilaku pengguna tetap menentukan efektivitasnya. Jangan membagikan kode OTP atau PIN kepada siapa pun. Hindari membuka tautan mencurigakan dan selalu periksa identitas pengirim sebelum mengikuti instruksi yang berkaitan dengan akun. Pengguna juga perlu memperbarui WhatsApp secara rutin agar memperoleh peningkatan keamanan terbaru. Kombinasi pengaturan yang tepat dan kebiasaan digital yang disiplin memberikan perlindungan jauh lebih kuat daripada mengandalkan satu fitur saja.
Teknologi
Huawei Mate 90 Pro Resmi, Debut Kirin 9035 dan Kamera Aperture Variabel
Published
3 days agoon
October 6, 2026By
admin lintas
Huawei Mate 90 Pro Resmi, Debut Kirin 9035 dan Kamera Aperture Variabel
Huawei Mate 90 Pro resmi meluncur di China sebagai salah satu anggota terbaru keluarga Mate 90. Smartphone flagship ini menjadi model pertama yang menggunakan chipset Kirin 9035. Posisi chipset tersebut berada di antara Kirin 9030 pada Mate 90 standar dan keluarga Kirin yang lebih bertenaga pada model Pro Max. Huawei mengklaim Kirin 9035 membawa peningkatan kinerja CPU sebesar 11 persen dibandingkan Kirin 9030. Performa GPU diklaim meningkat sekitar 10 persen, sedangkan kemampuan NPU mengalami peningkatan jauh lebih besar hingga 51 persen. Dalam pengujian aplikasi internal Huawei pada HarmonyOS, performa keseluruhan chipset disebut meningkat sekitar 10 persen.
Kirin 9035 juga membawa dukungan hardware ray tracing untuk meningkatkan kualitas grafis ketika menjalankan konten yang kompatibel. Kehadiran chipset baru menjadi bagian penting dalam strategi Huawei untuk semakin mengandalkan teknologi semikonduktor yang dikembangkan di dalam negeri. Mate 90 Pro sendiri menjalankan HarmonyOS 7 dan tersedia dengan RAM 12 GB atau 16 GB. Kapasitas penyimpanan yang ditawarkan mulai dari 256 GB hingga 1 TB. Selain peningkatan performa, Huawei memberikan perhatian besar terhadap layar, kamera, baterai, kecerdasan buatan, dan kemampuan komunikasi satelit. Kombinasi tersebut membuat Mate 90 Pro ditempatkan sebagai salah satu perangkat utama Huawei untuk menghadapi persaingan smartphone flagship generasi terbaru pada 2026.
Kamera Utama Punya Aperture F1.4 hingga F4.0
Salah satu daya tarik terbesar Huawei Mate 90 Pro berada pada kamera utama 50 MP dengan sensor RYYB, optical image stabilization, dan aperture fisik yang dapat berubah dari F1.4 hingga F4.0. Mekanisme tersebut memberikan pengguna kemampuan mengontrol jumlah cahaya yang masuk melalui lensa. Bukaan besar F1.4 dapat membantu kamera mendapatkan lebih banyak cahaya sekaligus menghasilkan kedalaman bidang yang lebih tipis. Kondisi tersebut berguna ketika mengambil portrait atau memotret dalam lingkungan minim cahaya. Sementara itu, aperture F4.0 menghasilkan kedalaman bidang lebih luas sehingga lebih banyak bagian objek dapat berada dalam fokus.
Konsep kamera dengan aperture yang dapat disesuaikan membuat sistem fotografi Mate 90 Pro berbeda dari kebanyakan smartphone yang menggunakan bukaan tetap. Pendekatan serupa terhadap kontrol aperture juga menjadi salah satu teknologi yang mendapat perhatian pada generasi smartphone premium terbaru, sehingga desain kamera Huawei kerap dibandingkan dengan pendekatan kamera flagship pesaing seperti iPhone 18 Pro. Namun, implementasi setiap produsen tentu tidak identik. Huawei telah menggunakan teknologi variable aperture pada beberapa generasi Mate sebelumnya dan kini mengembangkannya kembali pada Mate 90 Pro. Kemampuan tersebut juga berguna ketika merekam video karena kamera dapat menyesuaikan jumlah cahaya ketika pengguna berpindah antara lingkungan terang dan gelap. Huawei kemudian menggabungkan hardware tersebut dengan sistem XMAGE untuk menghasilkan karakter fotografi yang menjadi identitas smartphone flagship perusahaan.
Tiga Kamera Belakang dengan Telefoto 50 MP
Sistem fotografi Huawei Mate 90 Pro tidak berhenti pada kamera utama dengan aperture variabel. Huawei melengkapinya dengan tiga kamera belakang yang dirancang untuk memberikan rentang pengambilan gambar luas. Kamera utama menggunakan sensor RYYB 50 MP dengan OIS dan aperture F1.4 hingga F4.0. Kamera kedua merupakan ultrawide 40 MP dengan sensor RYYB dan aperture F2.2. Selanjutnya Kamera tersebut digunakan untuk menangkap bidang pandang lebih luas ketika memotret lanskap, arsitektur, atau kelompok orang. Kamera ketiga berupa telefoto makro 50 MP dengan sensor RYYB, aperture F2.1, serta OIS. Huawei menawarkan kemampuan optical zoom sekitar 4x dan optical-quality zoom hingga 8x.
Sistem kamera juga menyediakan digital zoom hingga 100x. Menariknya, kamera telefoto dapat digunakan untuk fotografi makro dengan jarak fokus minimum sekitar lima sentimeter. Pengguna dengan demikian dapat mengambil gambar detail objek kecil tanpa harus menggunakan kamera makro khusus beresolusi rendah. Huawei turut memasang teknologi Red Maple generasi ketiga untuk membantu reproduksi warna. Perusahaan mengklaim teknologi tersebut meningkatkan akurasi warna global hingga 37 persen. Sistem XMAGE juga menawarkan sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan, termasuk rekomendasi pose dan bantuan komposisi. Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa Huawei tidak hanya mengejar peningkatan resolusi kamera, tetapi juga berusaha menggabungkan hardware optik dengan pemrosesan komputasional.
Layar OLED Dua Lapis Tembus Klaim 12.000 Nit
Bagian depan Huawei Mate 90 Pro menggunakan layar berukuran 6,75 inci dengan teknologi OLED dua lapis. Huawei menyebut panel tersebut sebagai Linglong Display generasi kedua. Struktur dua lapis dirancang untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mempertahankan kemampuan menghasilkan tingkat kecerahan tinggi. Huawei mengklaim layar Mate 90 Pro dapat mencapai peak brightness hingga 12.000 nit dalam kondisi khusus pada satu persen APL. Angka tersebut bukan berarti seluruh permukaan layar akan terus beroperasi pada tingkat 12.000 nit dalam penggunaan normal. Nilai puncak tersebut hanya berlaku ketika sebagian sangat kecil layar menampilkan konten terang dalam kondisi tertentu.
Meski demikian, peningkatan tersebut tetap menunjukkan perkembangan dibandingkan Mate 80 Pro yang memiliki klaim peak brightness 8.000 nit. Huawei juga menggunakan chip layar Zhuque yang dikembangkan sendiri. Sistem berbasis kecerdasan buatan bekerja pada tingkat piksel untuk membantu menjaga keseragaman tampilan. Perusahaan mengklaim generasi panel baru memberikan peningkatan pada masa pakai, kemampuan mempertahankan tingkat kecerahan tinggi, dan keseragaman layar. Spesifikasi tersebut membuat panel menjadi salah satu bagian penting dari Mate 90 Pro, terutama ketika smartphone digunakan di lingkungan luar ruangan. Layar flagship modern bukan hanya dituntut menghasilkan warna yang menarik. Efisiensi, keterbacaan di bawah sinar matahari, ketahanan panel, dan kemampuan mempertahankan kualitas dalam penggunaan panjang juga menjadi faktor penting bagi perangkat premium.
Baterai 6.600 mAh dengan Fast Charging 100W
Untuk mendukung seluruh kemampuan tersebut, Huawei Mate 90 Pro dibekali baterai berkapasitas 6.600 mAh. Kapasitas ini cukup besar untuk smartphone flagship dan dirancang untuk mendukung layar terang, chipset baru, kamera, serta berbagai fitur kecerdasan buatan. Huawei memasangkan baterai tersebut dengan teknologi pengisian cepat melalui kabel hingga 100 watt. Pengisian nirkabel tersedia dengan daya maksimum 50 watt. Menariknya, kemampuan wireless charging tersebut justru lebih rendah dibandingkan Mate 80 Pro yang sebelumnya mendukung pengisian nirkabel hingga 80 watt. Perubahan tersebut menunjukkan Huawei melakukan penyesuaian pada sistem daya generasi baru.
Kapasitas baterai besar menjadi semakin penting karena smartphone modern digunakan untuk aktivitas yang jauh lebih berat dibandingkan beberapa tahun lalu. Pengguna dapat menjalankan permainan, navigasi, perekaman video resolusi tinggi, pemrosesan AI, hingga komunikasi sepanjang hari dari satu perangkat.Kirin 9035 juga dikembangkan dengan fokus pada keseimbangan performa dan konsumsi daya. Kombinasi chipset dan baterai besar diharapkan memberikan daya tahan yang memadai tanpa harus mengurangi performa secara signifikan. Kecepatan pengisian 100 watt memberikan keuntungan bagi pengguna yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengisi baterai. Meski demikian, daya tahan sebenarnya tetap akan bergantung pada pola penggunaan, tingkat kecerahan layar, kualitas jaringan, penggunaan kamera, serta aplikasi yang dijalankan sepanjang hari.
Komunikasi Satelit Kini Bisa Mengirim Gambar
Fitur menarik lainnya pada Huawei Mate 90 Pro adalah peningkatan kemampuan komunikasi satelit BeiDou. Huawei sebelumnya telah menawarkan kemampuan mengirim pesan ketika pengguna berada di lokasi tanpa jaringan seluler. Pada generasi terbaru, sistem tersebut dikembangkan sehingga tidak hanya dapat mengirimkan teks. Pengguna di China juga dapat mengirim gambar melalui koneksi satelit dalam kondisi yang didukung. Fitur ini dapat menjadi penting ketika seseorang berada di daerah terpencil, pegunungan, atau wilayah lain yang tidak mendapatkan sinyal jaringan seluler biasa. Namun, terdapat sejumlah persyaratan teknis sebelum komunikasi dapat digunakan. Perangkat membutuhkan pandangan yang cukup terbuka menuju langit agar dapat membangun koneksi dengan satelit.
Gambar yang dikirim juga harus mengalami kompresi cukup besar karena bandwidth komunikasi satelit jauh lebih terbatas dibandingkan jaringan seluler. Huawei masih membatasi layanan tersebut untuk pengguna di China dan pengaktifannya terkait dengan layanan serta operator yang kompatibel. Selain komunikasi satelit, HarmonyOS 7 membawa berbagai fungsi berbasis kecerdasan buatan. Sistem dapat mengenali konteks tertentu dan memberikan rekomendasi aplikasi atau tindakan yang relevan. Huawei juga menghadirkan kemampuan foto dinamis 3D yang dapat mengubah foto biasa menjadi klip pendek dengan efek kedalaman. Berbagai fitur tersebut menunjukkan bagaimana Huawei mencoba menggabungkan kemampuan hardware dan software menjadi pengalaman yang lebih terintegrasi.
Harga Huawei Mate 90 Pro Mulai Sekitar Rp18 Jutaan
Huawei Mate 90 Pro tersedia di China dalam empat pilihan warna, yakni Emerald Green, Amber Orange, Crystal White, dan Obsidian Black. Varian dasar dengan RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB dibanderol 6.999 yuan. Jika dikonversikan secara kasar, nilainya berada di kisaran Rp18 jutaan, tergantung nilai tukar. Varian RAM 12 GB dengan penyimpanan 512 GB dipasarkan seharga 7.999 yuan. Huawei juga menyediakan model RAM 16 GB dan penyimpanan 512 GB dengan harga 8.499 yuan. Pilihan tertinggi Mate 90 Pro menawarkan RAM 16 GB dan penyimpanan internal 1 TB dengan harga 9.999 yuan.
Harga tersebut lebih tinggi dibandingkan generasi Mate 80 Pro ketika pertama kali diluncurkan. Huawei tidak hanya menjual peningkatan spesifikasi mentah melalui generasi baru ini. Kirin 9035, kamera variable aperture, panel OLED dua lapis, sistem Red Maple generasi ketiga, komunikasi satelit, dan HarmonyOS 7 menjadi paket teknologi yang digunakan untuk memperkuat posisi Mate 90 Pro di kelas flagship. Perangkat juga membawa sertifikasi IP68 dan IP69 serta sistem perlindungan Kunlun generasi terbaru. Untuk saat ini, ketersediaan dan harga di luar China dapat berbeda dan perlu menunggu pengumuman resmi masing-masing pasar. Dengan spesifikasi tersebut, Mate 90 Pro menjadi salah satu smartphone Huawei paling ambisius untuk menghadapi kompetisi flagship 2026.
Ranking Indonesia Tembus Posisi 116 Setelah Juara ASEAN Cup 2026
Siswa SD Pemalang Tewas Usai Diduga Dibully, DPR Buka Suara
Gaya Seleb di FIFA ASEAN Cup 2026 yang Mencuri Perhatian
Emas Perdana Panjat Tebing Indonesia Ukir Rekor Dunia di Asian Beach Games 2026
Lagu Justin Bieber Viral Lagi Usai Coachella 2026
10 Film Action Netflix Terbaik 2026 yang Bikin Adrenalin Meledak
Trending
-
Olahraga5 months agoEmas Perdana Panjat Tebing Indonesia Ukir Rekor Dunia di Asian Beach Games 2026
-
Entertainment6 months agoLagu Justin Bieber Viral Lagi Usai Coachella 2026
-
Entertainment5 months ago10 Film Action Netflix Terbaik 2026 yang Bikin Adrenalin Meledak
-
Olahraga6 months agoTransfer Rashford Buntu, MU Tolak Skema Barcelona
-
Entertainment6 months agoLagu Kicau Mania NDX: Sound Trend yang Viral
-
Nasional5 months agoPutusan MK 2026: Tafsir Kerugian Negara Kini Lebih Tegas
-
Teknologi5 months agoWhatsApp Plus Berbayar 2026 Hadir dengan Fitur Premium
-
Teknologi6 months agoAplikasi Tring Pegadaian Raih Penghargaan Nasional 2026
