Xiaomi Rilis Mesin Kopi Kapsul Mijia Secara Global, Cuma Butuh 25 Detik
Mijia Capsule Coffee Machine kini telah menjadi bagian dari upaya Xiaomi untuk memperluas jangkauannya di pasar global perangkat rumah tangga. Mesin kopi berbasis kapsul ini diluncurkan melalui situs internasional Xiaomi di bulan April 2026 dan secara bertahap mulai tersedia di berbagai negara. Saat ini, produk ini tercantum dalam katalog resmi Xiaomi Global serta di beberapa toko regional, termasuk di sejumlah negara di Eropa dan juga di Indonesia. Xiaomi mengusung konsep yang sudah dikenal dari lini perangkat rumah tangganya: desain yang simpel, ukuran yang kompak, kemudahan dalam penggunaan, dan harga yang cukup terjangkau.
Mesin ini ditujukan bagi mereka yang ingin menikmati espresso atau kopi kapsul tanpa harus melalui proses seperti menggiling, mengukur, memadatkan, maupun mengatur ekstraksi. Seperti yang diperlukan pada mesin espresso semi-otomatis. Pengguna hanya perlu memasukkan kapsul, menunggu mesin untuk memanaskan, dan kemudian menekan salah satu tombol untuk memilih ukuran cangkir. Walaupun proses ini dirancang agar mudah, Xiaomi tetap melengkapi mesin ini dengan pompa ULKA yang mampu memberikan tekanan maksimum 19 bar serta sistem pengendalian suhu yang memanfaatkan sensor NTC dan algoritma PID. Kombinasi ini bertujuan untuk memastikan konsistensi dalam proses ekstraksi dari satu cangkir ke cangkir lainnya. Kehadiran mesin ini juga menambah variasi perangkat dapur Mijia setelah sebelumnya Xiaomi meluncurkan berbagai produk seperti air fryer, rice cooker, kettle, hingga mesin espresso semi-otomatis.
Penghangatan Selesai Dalam Waktu Sekitar 25 Detik
Salah satu fitur menarik dari mesin kopi ini adalah kecepatan dalam pemanasannya. Xiaomi menyatakan bahwa proses preheating dapat dilakukan dalam waktu sekitar 25 detik begitu mesin dinyalakan. Sistem pemanas yang digunakan dapat menghasilkan daya sekitar 1. 360W, sementara total daya yang terukur untuk seluruh perangkat adalah 1. 400W. Kecepatan ini membuat mesin ini ideal untuk digunakan ketika pengguna ingin menyeduh kopi di pagi hari tanpa harus menunggu boiler besar memanaskan hingga suhu yang tepat. Setelah preheating selesai, pengguna cukup membuka tutup atas, menempatkan kapsul, menutupnya kembali, dan kemudian menekan tombol untuk memilih ukuran minuman.
Konsep satu sentuh ini menjadi salah satu keunggulan terbesar mesin kapsul dibandingkan mesin espresso yang lebih tradisional. Tidak ada pengaturan untuk penggiling, takaran kopi, tekanan pemadatan, atau proses pembersihan portafilter setelah setiap penggunaan. Meski demikian, kekurangan dari sistem ini adalah ketergantungan pengguna terhadap kapsul yang sudah ditentukan jumlah kopi dan karakter rasanya. Xiaomi merancang produk ini bagi pengguna yang lebih mementingkan kemudahan serta konsistensi daripada kebebasan untuk menyesuaikan rincian pengaturan espresso. Dengan durasi pemanasan yang hanya 25 detik, proses menyeduh satu cangkir kopi bisa segera dimulai hampir seketika setelah pengguna bangun atau memasuki dapur.
Pompa ULKA 19 Bar Didesain Untuk Menciptakan Crema yang Lebih Kaya
Xiaomi menggunakan pompa ULKA dalam produknya, yang mampu menghasilkan tekanan maksimum hingga 19 bar. ULKA dikenal luas di sektor mesin kopi untuk rumah dan telah dimanfaatkan dalam berbagai jenis espresso dan mesin kopi. Xiaomi menyatakan bahwa tekanan ini berperan dalam menciptakan proses ekstraksi yang konsisten serta menciptakan lapisan crema yang lebih kaya. Namun, perlu dicatat bahwa 19 bar adalah batas tertinggi pompa, bukan berarti kopi akan selalu diekstraksi dengan tekanan tersebut dari awal hingga akhir proses.
Dalam pembuatan espresso, kualitas akhir produk dipengaruhi oleh beragam elemen seperti desain kapsul, takaran kopi, ukuran gilingan yang disarankan oleh produsen kapsul, suhu air, dan volume minuman yang dipilih. Selain itu, mesin ini dilengkapi dengan sensor suhu NTC dan sistem kontrol PID yang membantu menjaga suhu air tetap stabil. Sistem ini sangat penting karena fluktuasi suhu yang terlalu besar bisa menyebabkan perbedaan rasa antara tiap ekstraksi. Xiaomi menekankan bahwa pengaturan suhu tersebut berkontribusi dalam mempertahankan karakter rasa dan mengurangi risiko rasa pahit berlebih. Oleh karena itu, meskipun pengguna tidak memiliki kontrol manual seperti pada mesin espresso professional, perangkat ini sudah dilengkapi dengan teknologi untuk mempertahankan konsistensi proses penyeduhan secara otomatis.
Dua Opsi Ukuran Kopi yang Dapat Disesuaikan
Xiaomi menawarkan dua tombol yang masing-masing mewakili ukuran kecil dan besar. Pengaturan standar menghasilkan sekitar 40 ml untuk ukuran kecil dan 110 ml untuk yang besar. Ukuran kecil jelas ditujukan untuk minuman tipi espresso, sedangkan 110 ml cocok untuk pengguna yang lebih memilih kopi dengan jumlah yang lebih banyak. Menariknya, kedua tombol ini tidak terikat secara permanen pada volume awal tersebut. Pengguna diberi kebebasan untuk menyesuaikan jumlah air yang keluar dan menyimpannya dalam memori mesin. Xiaomi menjelaskan bahwa ukuran kecil dapat diatur dalam rentang 15 hingga 80 ml, sedangkan pengaturan besar dapat diubah antara 15 hingga 180 ml.
Cara pengaturannya cukup mudah: pengguna cukup menekan dan menahan tombol selama sekitar tiga detik, membiarkan kopi mengalir, kemudian menekan tombol tersebut kembali saat jumlah yang diinginkan telah tercapai. Mesin akan mengingat pengaturan ini. Fitur memori seperti ini sangat bermanfaat mengingat bahwa kapsul dari produsen yang berbeda mungkin memiliki rekomendasi jumlah ekstraksi yang bervariasi. Selain itu, pengguna mungkin juga memiliki preferensi tertentu terkait kekuatan minuman. Meskipun Xiaomi mengklaim ukuran besar ideal untuk kopi yang lebih ringan atau Americano. Perlu diingat bahwa menambahkan lebih banyak air ke dalam kapsul yang sama tidak sama dengan mencampurkan air panas setelah espresso dibuat. Dengan demikian, rasa akhir tetap dipengaruhi oleh kapsul serta volume air yang digunakan.
Dimensinya Hanya 9 Sentimeter Lebar
Salah satu faktor yang membuat Mijia Capsule Coffee Machine menarik untuk hunian modern adalah ukurannya. Dengan dimensi sekitar 33,2 × 9 × 21,2 cm dan berat sekitar 2,4 kg, mesin ini memiliki lebar hanya sembilan sentimeter, sehingga tidak memakan banyak ruang di meja dapur. Xiaomi bahkan menyebutkan bahwa ukuran perangkat ini hampir menyerupai selembar kertas A4. Desainnya yang ramping sangat ideal untuk digunakan di apartemen, pantry kantor, ruang studio, maupun dapur yang sudah dikelilingi oleh peralatan lainnya.
Dengan warna abu-abu dan bodi yang minimalis, perangkat ini mengikuti ciri khas desain Mijia yang cenderung simpel tanpa banyak ornamen. Di bagian depan terletak outlet kopi dan penyangga gelas yang dapat disesuaikan. Penyangga tersebut memungkinkan dua pilihan ketinggian untuk mendukung gelas dengan ukuran hingga sekitar 88 mm atau 108 mm. Di bagian belakang terdapat tangki air yang dapat dilepas, berkapasitas sekitar 650 ml, sehingga proses pengisian dan pembersihannya cukup mudah. Dengan kapasitas tersebut, pengguna bisa membuat beberapa cangkir kopi sebelum perlu mengisi ulang, meski jumlah pasti tergantung pada volume setiap seduhan dan proses pembilasan yang dilakukan.
Tempat Kapsul Magnetik Bisa Menampung hingga 20 Kapsul
Ada satu aksesori yang membuat desain mesin ini sedikit berbeda dari banyak coffee maker kapsul lainnya, yakni magnetic capsule holder. Xiaomi menyertakan tempat kapsul yang dapat menempel secara magnetis pada sisi mesin maupun permukaan logam lain seperti bagian samping kulkas atau rak besi. Kapasitasnya mencapai sekitar 20 kapsul dengan empat kolom yang masing-masing dapat menampung lima buah. Dengan demikian, kapsul tidak harus disimpan dalam kotak terpisah yang mengambil ruang tambahan di meja. Pengguna dapat membuat coffee corner kecil dengan mesin dan koleksi kapsul ditempatkan berdampingan.
Xiaomi juga menyatakan mesin kompatibel dengan banyak kapsul yang dimensinya sesuai dengan ruang ekstraksi perangkat. Situs resminya memberikan referensi ukuran kapsul agar pengguna dapat memeriksa kesesuaian sebelum membeli. Namun, Xiaomi tetap menyarankan agar kapsul digunakan hanya untuk satu kali ekstraksi. Produsen juga memberikan peringatan terhadap tipe seal tertentu karena silikon yang tertinggal di brewing chamber dapat berpotensi menyebabkan kebocoran pada penggunaan berikutnya. Jadi, meskipun kompatibilitas kapsul cukup luas, ukuran dan konstruksinya tetap perlu diperiksa sebelum digunakan.
Suara Ekstraksi Diklaim Hanya Sekitar 55 dB
Mesin kopi sering kali menghasilkan suara cukup jelas ketika pompa mulai bekerja. Xiaomi mencoba mengurangi gangguan tersebut dengan mengklaim tingkat kebisingan ekstraksi serendah 55 dB(A) dalam pengujian laboratorium. Angka tersebut tentu dapat berbeda berdasarkan posisi perangkat, permukaan meja, kondisi kapsul, maupun lingkungan sekitar. Tetapi setidaknya menunjukkan bahwa Xiaomi memang memberikan perhatian pada penggunaan di pagi hari atau ruangan kecil. Selain operasi yang relatif tenang, perangkat mempunyai fitur automatic power-off setelah sekitar 10 menit tidak digunakan. Mesin akan lebih dahulu masuk keadaan standby setelah selesai membuat kopi kemudian mematikan dirinya ketika tidak mendeteksi aktivitas.
Fitur seperti ini berguna bagi pengguna yang terburu-buru dan lupa mematikan mesin setelah sarapan. Ada pula food-contact-grade dust cover yang membantu menjaga bagian tertentu tetap bersih serta mencegah sisa air menetes. Konsep keseluruhannya memang lebih mengarah kepada convenience daripada eksperimen pembuatan kopi. Mesin dirancang supaya pengguna hanya melakukan beberapa langkah: isi air, masukkan kapsul, tekan tombol, kemudian buang kapsul setelah digunakan. Pembersihan rutin masih diperlukan, termasuk melakukan pembilasan sebelum penggunaan pertama serta membersihkan tempat kapsul bekas dan tangki air secara berkala.
Mesin Kopi Mijia Capsule Kini Resmi Diluncurkan di Indonesia
Menariknya, produk ini tidak hanya terdaftar di laman internasional. Xiaomi Indonesia juga telah menyediakan halaman khusus untuk Mijia Capsule Coffee Machine, yang mencakup spesifikasi serta panduan penggunaan dalam bahasa Indonesia. Di toko resmi Xiaomi Indonesia, mesin ini dijual dengan harga normal sekitar Rp1. 699. 000, sedangkan katalog terbaru menunjukkan harga promosi sekitar Rp1. 599. 000. Tentu saja, harga ini bisa berubah tergantung pada lama promosi dan ketersediaan stok. Ini memberikan kesempatan bagi para pelanggan di Indonesia untuk tidak perlu bergantung pada produk impor jika ingin memiliki versi yang dirilis resmi.
Di Eropa, produk serupa juga sudah mulai dijual. Misalnya, Mi Store di Jerman menawarkan Mijia Capsule Coffee Machine seharga €104,90. Ketersediaannya di beberapa toko lokal menandakan bahwa peluncuran global yang diumumkan oleh Xiaomi beberapa bulan yang lalu kini sudah memasuki fase penjualan nyata.
Mijia Capsule Coffee Machine Mulai Dipasarkan Lebih Luas
Bagi para pecinta kopi yang ingin kontrol penuh atas biji kopi, ukuran gilingan, dosis, dan proses ekstraksi, mesin espresso semi-otomatis tentu lebih memberikan kebebasan. Namun, Mijia Capsule Coffee Machine ditujukan untuk segmen yang berbeda. Produk ini menawarkan proses penyajian yang cepat, desain kompak yang elegan, pompa 19 bar, waktu pemanasan 25 detik, dua pengaturan volume yang bisa diatur, tangki berkapasitas 650 ml, serta sistem kapsul yang lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari. Dengan harga resmi di Indonesia sekitar Rp1,6 juta saat promo. Tampaknya Xiaomi ingin menjadikannya pilihan utama bagi pengguna yang menginginkan kemudahan tanpa harus melalui proses panjang dalam membuat espresso.