Connect with us

Teknologi

Logitech Mobi Fold Resmi Meluncur, Mouse Lipat Futuristik

Published

on

Logitech Mobi Fold Resmi Meluncur, Mouse Lipat Futuristik

Logitech Mobi Fold Resmi Meluncur, Mouse Lipat Futuristik

Logitech Mobi Fold telah resmi diperkenalkan sebagai mouse yang bisa dilipat dan dirancang khusus untuk orang yang sering bergerak. Produk ini berbeda dari mouse biasa karena bisa dilipat hingga hampir setengah dari ukuran aslinya, sehingga lebih mudah untuk disimpan di saku, tas kecil, atau sleeve laptop. Logitech menyebut Mobi Fold sebagai solusi untuk pekerja yang bekerja dari rumah dan juga bagi pengguna yang sering bepergian tetapi tetap memerlukan kenyamanan mouse dibandingkan dengan touchpad pada laptop. Peluncuran Mobi Fold menjadi salah satu inovasi paling menarik di dunia aksesori komputer tahun ini. Logitech berusaha memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan perangkat yang ringkas namun tetap mendukung produktivitas. Desainnya mirip dengan ponsel lipat model clamshell karena memiliki engsel di tengah yang membuatnya mudah dibuka dan ditutup.

Desain Lipat yang Praktis dan Tahan Lama

Keunggulan utama dari Logitech Mobi Fold adalah mekanisme lipatnya. Ketika tidak dipakai, mouse ini bisa dilipat menjadi jauh lebih kecil dibandingkan dengan mouse nirkabel biasa. Saat dibuka, bentuknya lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari. Logitech mengklaim engselnya dirancang untuk bertahan hingga sekitar 15 tahun dengan penggunaan normal. Bagian luar mouse terbuat dari bahan silikon lembut yang tidak hanya meningkatkan kenyamanan saat digenggam, tetapi juga membantu melindungi dari benturan ringan. Logitech mengatakan bahwa perangkat ini telah diuji ketahanan terhadap debu dan jatuh untuk memastikan daya tahan saat dibawa bepergian.

Baterai Tahan Sebulan dan Pengisian Cepat

Salah satu fitur yang menarik adalah daya tahan baterainya. Logitech mengklaim Mobi Fold dapat bertahan hingga 30 hari dengan sekali pengisian penuh. Bahkan dengan pengisian daya hanya selama satu menit, mouse ini bisa digunakan hingga sekitar 22 jam. Pengisian daya dilakukan melalui port USB-C yang kini menjadi standar di banyak perangkat modern. Menariknya, mekanisme lipat juga berfungsi sebagai tombol daya otomatis. Saat mouse dibuka, perangkat langsung menyala. Sebaliknya, ketika dilipat, perangkat akan mati dengan sendirinya, sehingga dapat menghemat daya baterai tanpa perlu menekan tombol tambahan.

Bisa Terhubung ke Tiga Perangkat Sekaligus

Logitech Mobi Fold mendukung koneksi Bluetooth multi-perangkat yang memungkinkan pengguna menghubungkannya ke tiga perangkat berbeda sekaligus. Fitur ini sangat menguntungkan bagi mereka yang bekerja dengan kombinasi laptop, tablet, dan ponsel sekaligus. Perpindahan antar perangkat bisa dilakukan dengan cepat tanpa perlu menyambungkan ulang. Mouse ini juga bisa digunakan dengan berbagai sistem operasi seperti Windows, macOS, Linux, Android, ChromeOS, dan iPadOS. Logitech bahkan menawarkan dukungan Google Fast Pair untuk memudahkan proses koneksi pada perangkat Android dan Chromebook.

Fitur Modern untuk Produktivitas

Meskipun kecil, Logitech tetap menyematkan sejumlah fitur premium pada Mobi Fold. Mouse ini menggunakan sensor optik dengan DPI hingga 4. 000 dan dilengkapi dengan Adaptive Touch Scrolling yang membuat navigasi lebih mudah saat bekerja dengan dokumen panjang atau saat browsing di internet. Selain itu, terdapat tombol yang bisa disesuaikan melalui aplikasi Logi Options Plus. Logitech juga menghadirkan suara klik yang lebih lembut sehingga tidak mengganggu orang di sekitar saat digunakan di kafe, ruang kerja bersama, atau perpustakaan. Fitur ini menjadi nilai tambah bagi pengguna profesional yang sering bekerja di tempat umum.

Harga dan Ketersediaan Logitech Mobi Fold

Logitech Mobi Fold dijual di seluruh dunia dengan harga sekitar 79,99 dolar AS atau sekitar Rp1,3 juta, tergantung pada nilai tukar yang ada. Produk ini hadir dalam beberapa warna pilihan seperti Graphite, Off White, dan Lilac. Logitech juga menyediakan versi khusus untuk bisnis dengan fitur tambahan yang berguna untuk kebutuhan perusahaan dan manajemen perangkat IT. Dengan desain yang baru, daya tahan baterai yang lama, dan ukuran yang sangat kecil, Logitech Mobi Fold dapat menjadi salah satu mouse portabel yang paling menarik bagi pengguna laptop dan pekerja mobile di tahun 2026.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teknologi

Xiaomi 17T dan 17T Pro China Lebih Gahar dari Versi Global

Published

on

Xiaomi 17T dan 17T Pro China Lebih Gahar dari Versi Global

Xiaomi 17T dan 17T Pro Resmi Diluncurkan dengan Spesifikasi Hebat

Xiaomi 17T Pro dan Xiaomi 17T secara resmi diperkenalkan oleh Xiaomi sebagai generasi baru dalam lini T-Series yang terkenal karena kinerja tinggi dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan seri flagship. Keduanya menawarkan banyak peningkatan penting, mulai dari chipset MediaTek terbaru, kamera Leica, hingga baterai berkapasitas besar yang menjadi salah satu daya tarik utama. 

Xiaomi 17T Pro Ditenagai Dimensity 9500

Xiaomi 17T Pro dilengkapi dengan chipset MediaTek Dimensity 9500 yang diproduksi menggunakan proses 3nm. Chipset ini dipadukan dengan RAM 12GB dan pilihan penyimpanan mencapai 1TB. Sementara itu, Xiaomi 17T biasa menggunakan Dimensity 8500-Ultra yang tetap memberikan kinerja tinggi untuk bermain game dan multitasking. Kinerja menjadi fokus utama untuk lini T-Series tahun ini. Xiaomi menganggap seri 17T sebagai perangkat yang mengutamakan kecepatan, efisiensi energi, dan pengalaman bermain game premium tanpa perlu menjadi bagian dari kategori flagship ultra-premium seperti seri Ultra.

Baterai Versi China Lebih Besar

Salah satu perbedaan paling jelas antara model China dan global terletak pada kapasitas baterai. Xiaomi terkenal memberikan baterai lebih besar di pasar China dibandingkan di pasar internasional. Pada beberapa model dalam seri Xiaomi 17, versi China mendapatkan kapasitas baterai yang lebih besar dibandingkan dengan versi global. Untuk seri 17T, versi global sudah memiliki baterai besar, yaitu 6. 500 mAh pada Xiaomi 17T dan 7. 000 mAh pada Xiaomi 17T Pro. Namun, beberapa laporan menyebutkan bahwa varian China mendapatkan optimasi daya dan fitur pengisian yang lebih baik berkat integrasi HyperOS versi domestik.

Kamera Leica Tetap Jadi Unggulan

Baik Xiaomi 17T maupun 17T Pro dilengkapi dengan sistem kamera Leica yang menjadi salah satu keunggulan utama perangkat ini. Keduanya memiliki kamera utama 50MP, kamera telefoto Leica dengan zoom optik 5x 50MP, dan kamera ultrawide 12MP. Xiaomi bahkan menyertakan lensa telefoto Leica 5x pada model biasa, sesuatu yang biasanya hanya ada pada model Pro sebelumnya. Di sisi lain, Xiaomi 17T Pro menggunakan sensor utama yang lebih besar dibandingkan versi standar, sehingga dapat menghasilkan foto yang lebih baik, terutama dalam kondisi pencahayaan rendah. Xiaomi juga menyempurnakan pemrosesan gambar berbasis AI yang bekerja sama dengan teknologi Leica terbaru.

Layar Lebih Halus dan Cerah

Xiaomi 17T dilengkapi layar AMOLED 1. 5K 120Hz dengan tingkat kecerahan mencapai 3. 500 nits. Sementara Xiaomi 17T Pro mendapatkan panel AMOLED 144Hz yang lebih responsif untuk bermain game dan aktivitas multimedia. Kedua perangkat ini juga telah mendapatkan sertifikasi perlindungan mata dari TÜV Rheinland. Dengan kombinasi refresh rate tinggi dan tingkat kecerahan yang luar biasa, seri ini menjadi salah satu smartphone Xiaomi dengan kualitas layar terbaik di kelasnya. Pengguna dapat merasakan pengalaman bermain game, menonton video, atau melakukan aktivitas produktivitas dengan lebih nyaman.

HyperOS China Memiliki Fitur yang Lebih Lengkap

Selain karakteristik perangkat keras, perbedaan lain muncul dari sisi perangkat lunak. HyperOS yang dirilis di China biasanya menyertakan fitur AI, integrasi dengan ekosistem Xiaomi, serta akses ke fitur eksperimen yang lebih lengkap dibandingkan dengan versi global. Ini terjadi karena terdapat perbedaan dalam aturan dan kebijakan privasi di berbagai negara. Akibatnya, banyak penggemar teknologi berpendapat bahwa versi China sering memberikan pengalaman yang lebih menyeluruh dibandingkan dengan model internasional, meskipun pengguna global mendapatkan keuntungan berupa dukungan layanan Google dan lebih banyak kompatibilitas.

Xiaomi 17T Pro Memiliki Potensi Menjadi Raja Smartphone Pembunuh Flagship

Ditenagai oleh Dimensity 9500, dengan baterai berkapasitas 7. dex=”6307″>000 mAh, pengisian cepat 100W, pengisian nirkabel 50W, layar 144Hz, dan kamera Leica, Xiaomi 17T Pro memiliki semua kriteria untuk menjadi salah satu smartphone pembunuh flagship terbaik di tahun 2026. ndex=”165″>Banyak analis teknologi bahkan berpendapat bahwa perangkat ini memiliki spesifikasi yang hampir setara dengan smartphone premium tetapi dengan harga yang jauh lebih terjangkau. 

Continue Reading

Teknologi

Kenapa HP Cepat Panas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Published

on

Kenapa HP Cepat Panas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa HP Cepat Panas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa HP Cepat Panas? HP yang cepat panas sering kali menjadi isu yang mengganggu kegiatan sehari-hari. Situasi ini dapat terjadi saat bermain game, menonton film, mengisi baterai, membuka banyak aplikasi, atau menggunakan kamera dalam waktu yang lama. Jika ini hanya terjadi sesekali, panas pada HP masih dianggap normal. Tetapi, jika suhu terasa sangat tinggi, pengguna harus mulai berhati-hati. Panas pada HP biasanya disebabkan oleh kinerja prosesor, baterai, layar, sinyal, dan aplikasi yang berjalan di latar belakang. Semakin berat tugas perangkat, semakin banyak panas yang dihasilkan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebabnya agar HP tetap aman, tahan lama, dan nyaman dipakai.

Kenapa HP Cepat Panas? Ya, karena Aplikasi Terlalu Berat

Salah satu alasan utama mengapa HP cepat panas adalah penggunaan aplikasi yang berat. Game online, aplikasi pengeditan video, kamera, GPS, dan streaming dengan kualitas tinggi memerlukan tenaga besar dari prosesor. Ketika prosesor terus bekerja keras, suhu perangkat akan meningkat. Permasalahan ini sering muncul pada HP dengan spesifikasi yang kurang. Jika RAM kecil dan chipset tidak terlalu kuat, aplikasi berat dapat membuat perangkat bekerja lebih keras. Akibatnya, bodi HP akan terasa panas dengan cepat.

Banyak Aplikasi Berjalan di Latar Belakang

Aplikasi yang aktif di latar belakang juga dapat menyebabkan HP menjadi cepat panas. Beberapa aplikasi tetap berjalan meskipun tidak digunakan. Contohnya termasuk aplikasi pesan, media sosial, email, lokasi, dan sinkronisasi cloud. Jika terlalu banyak aplikasi aktif, baterai dan prosesor harus terus bekerja. Kondisi ini membuat suhu meningkat dan baterai habis lebih cepat. Oleh karena itu, pengguna perlu secara teratur menutup aplikasi yang tidak diperlukan.

Sinyal Lemah Membuat HP Bekerja Lebih Keras

Sinyal yang lemah juga dapat menjadi alasan mengapa HP cepat panas. Ketika jaringan tidak stabil, HP akan terus berusaha mencari sinyal yang baik. Proses ini membuat modem jaringan bekerja lebih keras dari yang seharusnya. Masalah ini biasanya terjadi di tempat-tempat tertutup seperti ruangan tertutup, basement, daerah terpencil, atau tempat ramai. Jika HP terasa panas saat sinyal buruk, coba aktifkan mode pesawat untuk sementara. Anda juga bisa berpindah ke lokasi dengan sinyal yang lebih baik.

Penggunaan HP Saat Dicas

Menggunakan HP saat sedang diisi daya dapat meningkatkan suhu perangkat. Saat pengisian berlangsung, baterai memang menghasilkan panas. Jika pengguna juga bermain game, menonton video, atau membuka aplikasi berat, maka suhu akan semakin meningkat. Kebiasaan ini juga dapat mempercepat penurunan kualitas baterai. Untuk menjaga keamanan, sebaiknya biarkan HP beristirahat saat sedang dicas. Pastikan menggunakan charger asli atau charger berkualitas yang sesuai dengan perangkat.

Kenapa HP Cepat Panas? Coba Cek Baterai Kalian, Bisa Jadi Mulai Bermasalah

Baterai yang kualitasnya sudah menurun bisa menyebabkan HP cepat panas. Tanda-tanda yang terlihat antara lain baterai cepat habis, persentase baterai turun drastis, HP mati mendadak, atau bodi terasa panas meskipun tidak digunakan secara berat. Jika tanda-tanda ini muncul, segera periksa kondisi baterai. Jangan terus menggunakan jika baterai terlihat bengkak. Baterai yang rusak dapat membahayakan perangkat dan pengguna. Solusi terbaik adalah mengganti baterai di tempat servis resmi atau teknisi yang terpercaya.

Casing Terlalu Tebal Menahan Panas

Casing HP yang terlalu tebal juga dapat menghambat proses pelepasan panas. Saat perangkat bekerja keras, panas harus keluar dari bodi. Jika tertutup casing yang tebal, suhu akan terperangkap lebih lama. Masalah ini biasanya terjadi saat bermain game atau mengisi daya. Jika HP terasa panas, lepaskan casing untuk sementara. Cara sederhana ini dapat membantu menurunkan suhu perangkat dengan lebih cepat.

Layar Terlalu Terang dan Dipakai Terlalu Lama

Kecerahan layar yang tinggi juga berpengaruh pada suhu ponsel. Semakin terang layar, semakin banyak energi yang digunakan. Jika digunakan dalam waktu lama, suhu bisa meningkat, terutama saat berada di luar. Aktifkan mode kecerahan otomatis supaya layar dapat menyesuaikan dengan kondisi di sekitar. Jika ada opsi, turunkan refresh rate. Tindakan ini tidak hanya mengurangi panas, tetapi juga bisa menghemat daya baterai.

Cara Mengatasi Ponsel Cepat Panas

Untuk mengurangi panas pada ponsel, langkah awal adalah menghentikan aplikasi berat untuk sementara. Tutup game, kamera, GPS, atau aplikasi pengeditan yang sedang berjalan. Setelah itu, biarkan ponsel dalam keadaan diam selama beberapa menit agar suhu menurun. Kamu juga dapat menghapus aplikasi yang jarang digunakan. Matikan fitur lokasi, Bluetooth, hotspot, dan sinkronisasi jika tidak diperlukan. Selain itu, hindari menempatkan ponsel di bawah sinar matahari langsung karena hawa panas dari luar dapat meningkatkan suhu.

Tips Mencegah Ponsel Cepat Panas

Agar ponsel tidak cepat panas, gunakan perangkat sesuai kemampuan spesifikasinya. Hindari memaksakan permainan berat pada ponsel entry-level terlalu lama. Beri waktu istirahat saat bermain game atau merekam video. Selalu gunakan charger yang aman. Perbarui sistem operasi dan aplikasi secara teratur. Pembaruan tersebut biasanya memperbaiki kinerja dan pengelolaan daya. Jika ponsel tetap panas meski sudah digunakan dengan cara ringan, segera lakukan pemeriksaan teknis.

Itulah Penyebab Kenapa HP Cepat Panas dan Cara Mengatasinya

Ponsel yang cepat panas bisa disebabkan oleh aplikasi berat, sinyal yang lemah, penggunaan saat sedang dicas, masalah pada baterai, casing yang tebal, atau layar yang terlalu cerah. Sedikit peningkatan suhu masih wajar, terutama saat perangkat bekerja keras. Namun, jika panas berlebihan, hal ini tidak boleh diabaikan. Solusi untuk mengatasinya cukup gampang. Tutup aplikasi yang berat, beri waktu istirahat pada ponsel, lepaskan casing, kurangi kecerahan layar, dan gunakan charger yang sesuai. Jika panas tetap ada tanpa alasan yang jelas, kemungkinan ada masalah pada baterai atau bagian dalam perangkat.

Continue Reading

Teknologi

Cara Pakai Fitur Try On Google, Coba Outfit Saat Belanja Online Makin Praktis

Published

on

Cara Pakai Fitur Try On Google, Belanja Online Makin Praktis

Cara Pakai Fitur Try On Google, Coba Outfit Saat Belanja Online Makin Praktis

Cara pakai fitur Try On di Google semakin banyak dicari setelah fitur belanja virtual ini diluncurkan untuk membantu orang mencoba pakaian secara daring. Dengan fitur ini, pengguna dapat melihat bagaimana pakaian terlihat pada tubuh mereka sebelum melakukan pembelian. Teknologi ini menjadi pilihan cerdas bagi mereka yang sering ragu saat membeli baju secara online. Google menghadirkan fitur Try On untuk barang-barang pakaian seperti atasan, bawahan, dan gaun. Menurut halaman bantuan Google Shopping, pengguna dapat memanfaatkan fitur ini dengan mencari produk fashion di Google, membuka item yang mendukung fitur ini, dan menekan tombol “Try it on”. Namun, tidak semua barang bisa menggunakan fitur ini, dan kategori seperti lingerie, pakaian renang, serta aksesori tidak termasuk.

Cara Menggunakan Fitur Try On Google Saat Belanja Daring

Untuk mulai menggunakan fitur Try On Google, langkah pertama adalah membuka Google Search atau Google Images. Kemudian, carilah produk pakaian yang ingin dicoba, seperti blouse putih, dress hitam, celana jeans, atau outfit lainnya yang terdaftar dalam hasil pencarian Google. Setelah menemukan item yang menarik hati, buka halaman detail produk tersebut. Jika barang itu mendukung fitur virtual try-on, pengguna akan melihat tombol atau ikon “Try it on”. Ketuk tombol tersebut untuk mulai mencoba pakaian secara virtual. IDN Times juga menginformasikan bahwa pengguna dapat menggunakan fitur ini melalui hasil pencarian Google atau tab Google Images, lalu memilih produk yang memiliki tombol Try it On.

Unggah Foto Pribadi untuk Melihat Hasil Virtual

Setelah tombol Try On dipilih, pengguna bisa mengunggah foto pribadi. Google menyarankan agar pengguna memakai foto yang merupakan milik mereka sendiri atau foto yang telah mendapatkan izin untuk digunakan. Foto harus jelas menunjukkan tubuh agar hasil virtual try-on terlihat lebih baik. Google juga telah membuat pengalaman try-on yang lebih mudah melalui halaman khusus. Dalam pembaruan Shopping, pengguna dapat mengunggah selfie, memilih ukuran pakaian yang biasa dipakai, lalu Google akan menghasilkan beberapa gambar dalam gaya studio. Setelah memilih salah satu foto default, pengguna bisa mulai mencoba pakaian dari berbagai listing Google Shopping.

Barang yang Dapat Dicoba Melalui Try On Google

Fitur ini tidak berlaku untuk semua jenis fashion. Google menyatakan bahwa Try On mendukung kategori seperti atasan, bawahan, dan gaun. Artinya, pengguna bisa mencoba atasan, celana, rok, atau gaun tertentu jika produk tersebut memenuhi syarat. Namun, ada beberapa kategori yang belum didukung. Pakaian renang, lingerie, dan aksesori tidak termasuk dalam fitur ini. Jika tombol Try it on tidak muncul di sebuah produk, berarti barang tersebut belum memenuhi kriteria untuk dicoba secara virtual.

Fitur Try On Google Sudah Hadir di Indonesia

Berita baiknya, fitur ini juga sudah dapat digunakan oleh pengguna di Indonesia. CNBC Indonesia melaporkan bahwa Google meluncurkan fitur Try On di Indonesia agar pengguna bisa mencoba pakaian secara virtual saat berbelanja online. Kehadiran fitur ini membuat pengalaman memilih outfit menjadi lebih interaktif. Dengan fitur ini, pengguna di Indonesia dapat lebih mudah membayangkan bagaimana pakaian terlihat sebelum membeli. Namun, penting untuk diingat bahwa hasil visual tetap harus dianggap sebagai simulasi. Ukuran asli, bahan, draping kain, dan kenyamanan harus tetap dicek melalui deskripsi produk serta ulasan dari pembeli.

Teknologi AI Membantu Menampilkan Pakaian

Google Try On menggunakan AI generatif untuk kinerjanya. Teknologi ini berusaha untuk mencocokkan pakaian dengan bentuk tubuh serta pose dan foto dari pengguna. Tujuannya adalah untuk memberikan tampilan visual yang lebih pribadi dibanding hanya melihat gambar model produk. Google menyatakan bahwa pembaruan virtual try-on mereka memungkinkan pengguna untuk mencoba shirts, pants, skirts, dan dresses dari daftar produk dengan mengklik ikon try-on. Setelah itu, pengguna dapat meng-upload foto untuk melihat bagaimana penampilan item tersebut saat dikenakan.

Tips Agar Hasil Try On Lebih Bagus

Untuk hasil yang lebih baik, gunakan foto dengan pencahayaan yang baik. Pilih pose berdiri tegak, menghadap ke arah kamera, dan hindari menggunakan terlalu banyak aksesoris. Jangan gunakan foto yang terlalu gelap, blur, atau dengan pose yang berlebihan. Pilih pakaian yang sederhana saat memotret. Latar belakang yang tidak rumit juga membantu AI mengenali bentuk tubuh dengan lebih akurat. Dengan foto yang terang dan jelas, hasil Try On umumnya akan lebih terlihat alami dan mudah dipahami.

Jangan Lupa Cek Ukuran dan Detail Produk

Walaupun penggunaan fitur Try On Google cukup mudah, pengguna tetap perlu memeriksa ukuran produk. Fitur ini menyediakan gambaran visual, tetapi belum tentu sepenuhnya mencerminkan kenyamanan saat digunakan. Sebelum melakukan pembelian, periksa size chart, jenis bahan, panjang pakaian, serta ukuran lingkar dada, pinggang, dan pinggul. Bacalah juga ulasan dari pembeli untuk mendapatkan informasi apakah ukuran produk cenderung kecil, besar, atau sesuai dengan ukuran standar. Ini langkah penting untuk mengurangi kemungkinan salah beli.

Cara Pakai Fitur Try On Google, Bikin Belanja Online Makin Praktis

Menggunakan fitur Try On Google itu mudah. Pengguna hanya perlu mencari produk pakaian di Google atau Google Images, membuka produk yang mendukung fitur tersebut, mengklik tombol Try it on, lalu mengunggah foto diri. Setelahnya, Google akan menunjukkan simulasi baju secara virtual. Fitur ini sangat membantu saat berbelanja online karena pengguna dapat melihat bagaimana pakaian tersebut sebelum membeli. Namun, hasil Try On tetap perlu dilengkapi dengan pengecekan ukuran, bahan, dan ulasan produk untuk memastikan keputusan belanja lebih aman.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2026 Lintas Kompas