Teknologi

Luxeed RX Buka Pre-Order 20 Agustus, Empat LiDAR Tantang Xiaomi YU7

Published

on

Luxeed RX Mulai Bisa Dipesan pada 20 Agustus

Luxeed RX bersiap memasuki persaingan SUV listrik premium China dengan membuka pemesanan awal pada 20 Agustus 2026. Model terbaru dari merek yang dikembangkan bersama Huawei dan Chery tersebut akan diperkenalkan lebih lengkap dalam acara Harmony Intelligent Mobility Alliance atau HIMA yang dimulai pukul 14.30 waktu Beijing. Acara yang sama juga digunakan untuk peluncuran penjualan Stelato G9, SUV lain dalam ekosistem kendaraan Huawei. RX mempunyai posisi cukup penting karena menjadi SUV HIMA pertama yang menggunakan sistem penamaan berbasis huruf dan meninggalkan pola angka yang sebelumnya terlihat pada model seperti Luxeed S7, R7, dan V9. Mobil ini diposisikan sebagai SUV coupe listrik berukuran menengah-besar dengan pendekatan yang lebih berorientasi pada performa dan teknologi.

Salah satu rival yang secara jelas menjadi sasaran adalah Xiaomi YU7, SUV listrik yang telah menjadi salah satu pemain penting di pasar China. Secara ukuran bahkan keduanya sangat berdekatan, membuat perbandingan langsung sulit dihindari. Huawei dan Chery mencoba memberikan pembeda melalui sistem empat LiDAR, platform baterai Giant Whale generasi terbaru, sistem penggerak listrik berperforma tinggi, serta arsitektur bantuan berkendara dengan redundansi menyeluruh. Harga final RX belum diumumkan dan diperkirakan baru akan menjadi lebih jelas ketika proses pemesanan serta peluncuran komersial berlangsung. Setelah diperkenalkan pada 20 Agustus, mobil ini juga dijadwalkan tampil kepada publik di Chengdu Auto Show yang dibuka sehari kemudian.

Empat Sensor LiDAR Jadi Senjata Utama untuk Sistem Berkendara Pintar

Salah satu fitur paling menonjol dari Luxeed RX adalah penggunaan empat sensor LiDAR, konfigurasi yang masih relatif jarang ditemukan pada kendaraan produksi massal. Huawei menggunakan satu LiDAR depan beresolusi tinggi dengan teknologi dual optical path 896-line, dua LiDAR solid-state yang ditempatkan untuk mengawasi area samping, serta satu LiDAR solid-state di bagian belakang. Tata letak tersebut memberikan cakupan sensor dari berbagai arah, bukan hanya mengandalkan satu LiDAR yang dipasang di bagian atas kaca depan. Secara teori, tambahan sensor samping dan belakang dapat memberikan lebih banyak informasi mengenai kendaraan yang memasuki area blind spot, objek ketika mobil bermanuver, serta lingkungan di sekitar kendaraan. Huawei memasangkannya dengan arsitektur bantuan berkendara yang menggunakan redundansi menyeluruh untuk mendukung kemampuan yang lebih canggih.

Produsen menyebut sistem tersebut sebagai bagian dari teknologi flagship HIMA. Namun, keberadaan empat LiDAR tidak otomatis berarti mobil dapat mengemudi sepenuhnya secara mandiri. Kemampuan aktual tetap ditentukan oleh software, regulasi, kondisi jalan, pemetaan, kamera, radar, algoritma, dan batas sistem ketika digunakan konsumen. Pengemudi tetap harus mengikuti aturan dan tingkat pengawasan yang diwajibkan. Meski begitu, penggunaan empat LiDAR memberikan Luxeed RX pembeda hardware yang cukup jelas dari banyak SUV listrik lain yang menggunakan satu hingga tiga sensor. Di segmen yang semakin dipenuhi kendaraan dengan performa dan jarak tempuh serupa, perangkat persepsi seperti ini menjadi salah satu cara Huawei menonjolkan kekuatan teknologinya.

Dimensinya Nyaris Bertabrakan Langsung dengan Xiaomi YU7

Persaingan Luxeed RX dengan Xiaomi YU7 semakin terlihat ketika dimensi keduanya dibandingkan. RX mempunyai panjang 5.020 mm, lebar 2.007 mm, tinggi sekitar 1.585 hingga 1.600 mm tergantung konfigurasi, serta wheelbase 3.000 mm. Xiaomi YU7 mempunyai ukuran 4.999 mm × 1.996 mm × 1.600 mm dengan wheelbase yang juga tepat 3.000 mm. Artinya, RX hanya sekitar 21 mm lebih panjang dan 11 mm lebih lebar dibandingkan YU7, sedangkan jarak sumbu rodanya identik. Kedua kendaraan juga menggunakan konsep lima penumpang dengan bodi SUV yang rendah dan sporty. Kesamaan dimensi membuat Luxeed tidak sekadar berhadapan dengan Xiaomi dalam rentang harga, tetapi juga menawarkan alternatif kepada kelompok konsumen yang hampir sama.

Xiaomi sejak awal memosisikan YU7 sebagai luxury high-performance SUV dengan desain aerodinamis dan kemampuan perjalanan jauh. Luxeed mencoba memasuki ruang tersebut dengan menambahkan identitas teknologi Huawei. Dari sisi visual, RX menggunakan kap depan panjang, bodi rendah dan lebar, garis atap mengalir ke belakang, serta bagian buritan yang lebih menyerupai crossover coupe daripada SUV keluarga tradisional. Xiaomi YU7 sendiri telah memiliki basis pasar cukup kuat, sehingga RX harus menawarkan alasan yang jelas agar konsumen mau mempertimbangkan pendatang baru tersebut. Empat LiDAR, performa motor, fitur kabin, dan teknologi baterai tampaknya menjadi bagian dari strategi tersebut.

Desain Sporty Diperkuat Sepuluh Jalur Aerodinamika

Luxeed RX tidak hanya mengandalkan hardware elektronik untuk menarik perhatian. Desain eksteriornya dibuat dengan orientasi yang sangat sporty melalui proporsi rendah, bodi lebar, dan sejumlah elemen aerodinamika. Mobil menggunakan lampu depan Star Eye berbentuk tajam yang terdiri dari susunan 90 LED. Lampu juga mempunyai fungsi visual ketika kendaraan melakukan beberapa aktivitas, seperti proses pengisian atau perubahan status sistem bantuan berkendara. Bagian samping memakai gagang pintu semi-tersembunyi serta desain spion dengan saluran udara terbuka. Luxeed menyebut terdapat 10 jalur udara pada berbagai bagian bodi untuk mengarahkan aliran udara dari depan menuju belakang. Bagian buritan kemudian menggunakan lampu melintang penuh, spoiler kecil, serta panel diffuser berukuran besar yang memperkuat karakter performanya.

Pilihan roda juga cukup luas, mulai dari 20 hingga 22 inci. Beberapa konfigurasi menggunakan ban belakang hingga selebar 275 mm, terutama untuk varian dengan orientasi performa lebih tinggi. Luxeed sebelumnya juga memperkenalkan warna khusus bernama Butterfly Blue yang menggunakan struktur lapisan untuk menghasilkan perubahan nuansa biru dan ungu berdasarkan cahaya. Kombinasi bodi coupe SUV, roda besar, serta posisi mobil yang rendah memperlihatkan bahwa RX tidak ditujukan menjadi SUV keluarga konservatif. Ia sengaja diarahkan kepada konsumen yang menyukai karakter performance SUV seperti Xiaomi YU7, tetapi ingin mendapatkan paket teknologi Huawei di dalamnya.

Kabin Flying Wing Hadirkan Lima Area Informasi Digital

Bagian interior Luxeed RX menggunakan tema Flying Wing dengan desain dashboard yang terlihat melebar ke kedua sisi kabin. Luxeed mengarahkan sebagian besar elemen utama menuju pengemudi untuk memberikan kesan cockpit yang lebih kuat. Mobil membawa panel instrumen digital, layar tengah berukuran 16,1 inci, layar khusus penumpang depan 8,88 inci, serta head-up display berukuran hingga 26 inci. Sistem informasi tersebut menjadi bagian dari konsep lima area tampilan yang memberikan data kepada pengemudi dan penumpang tanpa memenuhi dashboard dengan tombol fisik. Kemudi menggunakan desain D-shaped dengan bagian bawah rata, sementara jok depan mengusung konsep sport seat yang dapat menyesuaikan dukungan berdasarkan posisi tubuh pengemudi.

Kabin juga menggunakan ambient light tersembunyi sepanjang sekitar 3,4 meter yang mengikuti garis dashboard. Untuk varian interior awal, Luxeed memperlihatkan kombinasi warna putih, hitam, dan aksen merah dengan material suede microfiber pada sejumlah bagian. Pendekatan ini menegaskan bahwa RX mencoba mengambil posisi lebih sporty dibandingkan R7 yang sudah lebih dahulu dipasarkan Luxeed. Layar besar dan integrasi teknologi kabin juga penting karena kendaraan Huawei HIMA biasanya menjadikan pengalaman software sebagai salah satu daya jual utama. Xiaomi YU7 mempunyai ekosistem perangkat Xiaomi sebagai salah satu kekuatannya, sedangkan RX akan mengandalkan integrasi sistem dan teknologi Huawei untuk menawarkan pendekatan yang berbeda.

Varian AWD Punya Tenaga Gabungan hingga 437 kW

Luxeed RX akan tersedia dengan konfigurasi rear-wheel drive dan all-wheel drive. Model penggerak roda belakang menggunakan satu motor listrik Huawei dengan tenaga maksimum 277 kW atau sekitar 377 hp. Untuk pengguna yang menginginkan performa lebih tinggi, versi AWD menambahkan motor 160 kW pada roda depan yang bekerja bersama motor belakang 277 kW. Total tenaga sistem berdasarkan data regulasi mencapai sekitar 437 kW atau sekitar 594 hp. Mobil ini juga mempunyai kecepatan maksimum yang tercatat hingga 251 km/jam. Besarnya tenaga tersebut membuat RX berada di wilayah performance SUV, bukan sekadar kendaraan listrik untuk mobilitas keluarga. Huawei juga menggunakan generasi terbaru platform Tuling dan sistem penggerak listrik buatannya sebagai bagian dari paket teknis mobil.

Salah satu teknologi lain yang diperkenalkan adalah electromagnetic thermal-control die-casting yang dirancang berkaitan dengan pengelolaan temperatur dan konstruksi sistem penggerak. Manajemen temperatur menjadi penting pada kendaraan listrik berperforma tinggi karena output motor yang besar dapat menghasilkan panas ketika kendaraan digunakan secara intensif. Kemampuan mempertahankan tenaga secara konsisten sering kali sama pentingnya dengan angka daya puncak. Angka akselerasi 0–100 km/jam final belum dipublikasikan secara lengkap dalam informasi pemesanan saat ini. Sehingga kemampuan performa sesungguhnya masih perlu menunggu spesifikasi resmi per varian dan pengujian independen.

Jarak Tempuh Maksimum Diklaim Mencapai 852 Kilometer

Sektor baterai menjadi bagian lain yang disiapkan untuk membuat Luxeed RX kompetitif. Mobil akan menggunakan platform baterai Giant Whale generasi terbaru Huawei dengan beberapa kapasitas baterai yang telah muncul dalam data pra-peluncuran. Data yang tertera, yaitu sekitar 81,1 kWh serta dua konfigurasi yang berada sedikit di atas 100 kWh. Bergantung pada motor, roda, dan paket baterai yang digunakan, jarak tempuh berdasarkan siklus CLTC berada dalam beberapa konfigurasi dan angka tertingginya mencapai 852 kilometer. Terdapat pula konfigurasi sekitar 702 km, 753 km, 822 km, dan sejumlah angka lain tergantung spesifikasi kendaraan. Rentang tersebut cukup penting karena Xiaomi YU7 sejak awal mempunyai daya tarik besar pada kemampuan jarak jauhnya.

YU7 Standard menawarkan klaim hingga 835 km CLTC, sedangkan Pro dan Max mempunyai angka berbeda berdasarkan paket baterai dan penggeraknya. Dengan klaim maksimum 852 km, RX secara angka mampu menempatkan dirinya sedikit di atas jangkauan YU7 Standard. Namun, angka CLTC sebaiknya tidak dibaca sebagai jarak yang pasti diperoleh dalam penggunaan harian. Kecepatan, suhu, gaya mengemudi, penggunaan AC, ukuran roda, kondisi jalan, dan beban kendaraan dapat membuat jarak aktual berbeda. Yang lebih penting akan terlihat setelah Luxeed mengumumkan kecepatan pengisian, kurva charging, serta efisiensi masing-masing varian secara lengkap.

Xiaomi YU7 Jadi Lawan yang Sulit, Harga RX Akan Sangat Menentukan

Secara produk, alasan Luxeed RX terus dibandingkan dengan Xiaomi YU7 cukup jelas. Keduanya mempunyai wheelbase 3.000 mm, dimensi hampir sama, desain SUV coupe berorientasi performa, pilihan penggerak RWD dan AWD, serta teknologi kabin yang menjadi bagian penting pengalaman pengguna. Xiaomi mempunyai keuntungan sebagai produk yang sudah lebih dahulu masuk pasar dan membangun perhatian besar sejak peluncurannya. YU7 bahkan menerima lebih dari 200.000 pesanan pasti hanya dalam beberapa menit setelah penjualannya dibuka pada 2025. Luxeed kini mencoba menantangnya melalui kekuatan yang sedikit berbeda: empat LiDAR, teknologi bantuan berkendara Huawei, baterai Giant Whale, serta output hingga sekitar 437 kW pada varian AWD.

Pertanyaan terbesar sekarang berada pada harga Luxeed RX. Huawei dan Chery belum memberikan daftar harga final menjelang pemesanan 20 Agustus. Laporan sebelumnya memperkirakan RX diarahkan ke segmen di atas 300.000 yuan, tetapi angka resmi masih harus menunggu pengumuman. Jika harga ditempatkan terlalu tinggi, RX harus menghadapi YU7 yang sudah mempunyai posisi pasar kuat. Hal sekaligus berbagai SUV listrik premium lain di China. Sebaliknya, jika Luxeed mampu menawarkan konfigurasi empat LiDAR dan jarak tempuh panjang pada harga yang kompetitif. RX dapat menjadi salah satu penantang serius dalam segmen tersebut. Pemesanan pada 20 Agustus akan menjadi langkah pertama untuk melihat bagaimana Huawei dan Chery memosisikan mobil ini. Sehari setelahnya, RX akan tampil di Chengdu Auto Show 2026. Bersama seluruh merek HIMA sehingga konsumen dapat melihatnya lebih dekat sebelum peluncuran pasar secara penuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Exit mobile version