Claressa Shields Targetkan Pertarungan dengan Lauren Price
Claressa Shields semakin fokus untuk mendapatkan pertarungan melawan Lauren Price setelah ia berhasil merebut kembali gelar dunia kelas menengah pada Agustus 2026. Petinju dari Amerika Serikat ini baru saja mengalahkan Kaye Scott dengan cara penghentian pada ronde keenam di State Farm Arena, Atlanta, Georgia. Kemenangan tersebut membuat Shields memperoleh kembali sabuk WBA dan WBC kelas menengah dan juga meningkatkan rekor profesionalnya menjadi 19 kemenangan tanpa pernah kalah. Begitu laga berakhir, Shields langsung mengarahkan perhatian kepada Price sebagai salah satu kandidat lawan utama berikutnya.
Pertarungan antara dua petinju yang sama-sama pernah meraih medali emas Olimpiade ini diperkirakan akan menjadi salah satu pertarungan paling besar dalam sejarah tinju wanita. Diskusi mengenai pertemuan mereka sebenarnya sudah berlangsung selama beberapa bulan, namun hingga saat ini belum ada tanggal resmi yang diputuskan. Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa duel tersebut kemungkinan akan diundur ke awal 2027. Promotor Shields, Dmitriy Salita, juga berpendapat bahwa pertarungan ini lebih baik jika diselenggarakan di Amerika Serikat. Di sisi lain, Price sebelumnya telah menyatakan keinginannya untuk bertanding melawan Shields dan siap untuk naik kelas demi terwujudnya pertarungan tersebut. Situasi ini membuat duel antara Shields dan Price semakin menarik karena keduanya belum pernah kalah di level profesional.
Kemenangan atas Kaye Scott Membuka Peluang
Kemenangan Shields atas Kaye Scott menjadi langkah penting menuju pertarungan besar dengan Price. Shields kembali ke kelas menengah setelah sebelumnya bertanding di kelas berat dan berhasil meraih status juara dunia tanpa bantahan. Dalam pertarungan di Atlanta pada 15 Agustus 2026, Shields tampil sangat baik sejak awal dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan dengan kecepatan tangan serta kombinasi pukulan ke tubuh dan kepala. Tekanan yang diberikannya terus-menerus membuat Scott kesulitan hingga ronde keenam. Setelah Scott terjatuh dan menerima serangan bertubi-tubi di dekat tali ring, sudut Scott memutuskan untuk menghentikan pertarungan dengan melemparkan handuk.
Kemenangan ini adalah yang keempat melalui penghentian dalam karier profesional Shields dan membuat rekor petinju berusia 31 tahun ini menjadi 19-0 dengan empat kemenangan knockout atau technical knockout. Selain mempertahankan posisinya sebagai salah satu petinju wanita terbaik dunia, Shields juga berhasil merebut kembali sabuk WBA dan WBC kelas menengah yang sebelumnya dipegang oleh Scott. Penampilan ini juga menunjukkan bahwa Shields bisa kembali ke kelas 160 pound setelah sebelumnya bertanding di kelas berat. Kini, dengan gelar kelas menengah di tangannya, peluang untuk berhadapan dengan Price semakin terbuka lebar.
Pertarungan Besar Direncanakan Dilaksanakan di Amerika Serikat
Keinginan untuk melaksanakan pertarungan di Amerika Serikat sangat kuat dari pihak Shields. Dmitriy Salita, promotor yang telah mendukung karier Shields sejak awal, menganggap pertarungan melawan Price adalah suatu pertarungan penting yang pantas untuk dijadikan acara utama di Amerika. Salita sebelumnya menyebut pertarungan ini bisa menjadi “mega-event. ” Pertimbangan ini didasarkan pada posisi Shields sebagai salah satu bintang terbesar dalam tinju wanita di Amerika dan Price sebagai juara dunia asal Wales yang sedang berkembang. Diskusi tentang kemungkinan pertarungan di Amerika sudah mulai muncul setelah Price menarik perhatian Shields usai mempertahankan gelar dunia kelas welter pada April 2026.
Shields bahkan menyatakan keinginannya agar Price datang ke Amerika untuk pertemuan pertama mereka. Ada juga pembicaraan mengenai rencana dua pertandingan, dimana yang pertama mungkin diadakan di Amerika Serikat dan yang kedua bisa berlangsung di Cardiff, Wales. Namun, hingga saat ini, belum ada kesepakatan final mengenai tanggal dan lokasi resmi. Oleh karena itu, informasi tentang Amerika Serikat sebagai tempat pertarungan masih dianggap sebagai rencana dari pihak Shields. Bukan pengumuman resmi dari promotor tentang tempatnya.
Lauren Price Siap Naik Kelas
Jika benar-benar bertanding melawan Shields, Lauren Price akan menghadapi tantangan yang menarik. Petinju dari Wales ini saat ini adalah juara dunia kelas welter dengan catatan profesional tanpa kekalahan. Pertandingan terakhir Price berlangsung pada April 2026 ketika ia berhasil mempertahankan gelar dunia setelah mengalahkan Stephanie Pineiro di Cardiff. Setelah laga tersebut, Price secara terbuka menyatakan ingin melawan Shields. Dalam pertarungan ini, Price harus naik kelas untuk menghadapi Shields di kelas menengah.
Perbedaan ukuran dan pengalaman bertanding di kelas yang lebih tinggi menjadi faktor menarik dalam rencana pertarungan ini. Namun, Price bukanlah lawan yang mudah. Ia adalah peraih medali emas Olimpiade dan menunjukkan keterampilan serta kecepatan yang menjadikannya salah satu petinju terkemuka di Inggris. Shields juga pernah memuji kemampuan Price dan mengakui bahwa lawannya itu memiliki kecepatan, serangan yang kuat, serta keterampilan yang sangat baik. Karena kedua petinju belum pernah kalah di level profesional, pertandingan ini bisa jadi duel antara dua juara Olimpiade yang terkenal di generasinya.
Jadwal Shields vs Price Belum Resmi
Meskipun pembicaraan semakin serius, jadwal resmi pertarungan Shields vs Price tidak diumumkan hingga 19 Agustus 2026. Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa pertandingan kemungkinan akan diadakan pada kuartal pertama 2027. Shields sebelumnya berharap bisa bertanding melawan Price sebelum akhir 2026. Tetapi ketidakpastian mengenai kapan Price kembali ke ring menghambat rencana tersebut. Promotor Shields terus berkomunikasi dengan pihak Price untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.
The Ring melaporkan bahwa kedua belah pihak semakin mendekati kesepakatan untuk pertarungan kelas menengah awal 2027, meskipun tanggal dan tempatnya belum ditentukan. Ada kemungkinan keduanya akan menjalani satu pertarungan terlebih dahulu sebelum akhirnya bertemu. Situasi ini membuat pengumuman resmi masih menunggu. Shields sendiri mengungkapkan setelah menang atas Scott bahwa Price adalah salah satu lawan yang paling ia inginkan. Jika negosiasi berhasil, pertarungan ini akan menjadi salah satu yang paling dinanti dalam kalender tinju wanita 2027.
Rekor dan Prestasi Claressa Shields
Shields memasuki pertarungan ini dengan catatan yang sangat mengesankan. Sebelum menang melawan Scott, petinju asal Amerika Serikat ini memiliki rekor 19 kemenangan tanpa kalah dan empat di antaranya melalui teknis. Shields juga telah meraih dua medali emas di Olimpiade dan menjadi juara dunia dalam berbagai kategori. Ia diakui sebagai petinju yang berhasil memegang gelar dunia secara tidak terbantahkan di tiga kategori di era empat sabuk, termasuk prestasinya di kelas berat. Setelah kembali ke kelas menengah, Shields segera merebut kembali gelar WBA dan WBC dengan menang atas Scott.
Keberhasilan tersebut semakin memperkuat posisinya dalam persaingan tinju wanita terbaik. Setelah kemenangan itu, Shields menyatakan bahwa Price adalah salah satu target utama untuk pertarungan selanjutnya. Pertarungan melawan Price akan berbeda dari pertarungan melawan Scott karena Price lebih muda, lebih cepat, dan belum pernah kalah. Pertarungan ini juga akan mempertemukan dua petinju dengan latar belakang yang kuat di Olimpiade. Bagi Shields, melawan Price bisa menjadi peluang untuk menggelar pertandingan besar dengan nilai kompetitif dan komersial yang tinggi.
Pertarungan Shields dan Price Jadi Salah Satu Duel Terbesar
Jika terwujud, duel antara Claressa Shields dan Lauren Price akan memiliki arti lebih dari sekadar perebutan gelar dunia. Keduanya memiliki latar belakang Olimpiade dan belum mengalami kekalahan dalam karir profesional mereka. Shields memiliki pengalaman yang jauh lebih banyak dalam perebutan gelar dunia dan telah bertanding di berbagai kelas. Sementara Price datang sebagai salah satu juara muda yang paling menarik perhatian dari Inggris. Faktor lain yang membuat pertarungan ini penting adalah kemungkinan dilakukan di kelas menengah setelah Price naik dari kelas welter.
Saat ini, Shields telah menguasai kembali sabuk WBA dan WBC di berat 160 pound. Sehingga pertandingan ini berpotensi menjadi perebutan gelar jika struktur dan kesepakatan mendukung. Tim Shields menginginkan Amerika Serikat sebagai lokasi untuk pertarungan pertama. Sementara pembicaraan sebelumnya juga membuka kemungkinan untuk pertarungan kedua di Wales. Dengan kata lain, rencana untuk dua pertarungan antara keduanya masih menjadi opsi yang dapat terjadi. Namun, hingga 19 Agustus 2026, belum ada kontrak resmi yang diumumkan kepada publik. Sementara itu, Shields dan Price masih dalam proses negosiasi menunggu kepastian jadwal pertarungan selanjutnya.
Data Terbaru Claressa Shields vs Lauren Price
Hingga 19 Agustus 2026, Claressa Shields mencatatkan rekor profesional 19-0 dengan empat kemenangan melalui penghentian. Baru-baru ini, ia mengalahkan Kaye Scott pada ronde keenam di Atlanta dan berhasil merebut kembali sabuk WBA serta WBC di kelas menengah. Di sisi lain, Lauren Price masih memegang gelar dunia di kelas welter setelah mengalahkan Stephanie Pineiro pada April 2026 dan juga belum pernah kalah. Pertandingan terakhir Price terjadi pada bulan April, sehingga belum jelas kapan ia akan kembali ke ring.
Shields sangat ingin bertarung melawan Price dan timnya mengharapkan pertarungan pertama diadakan di Amerika Serikat. Namun, berita terbaru dari negosiasi menunjukkan bahwa pertarungan ini mungkin baru bisa dilakukan pada kuartal pertama tahun 2027. Sampai sekarang, tidak ada tanggal, tempat, atau kontrak resmi yang diumumkan. Oleh karena itu, informasi mengenai lokasi di Amerika Serikat masih menjadi target dan rencana dari tim Shields, dan belum ada konfirmasi akhir untuk pertarungan tersebut. Jika kesepakatan dapat dicapai, pertarungan ini bisa menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah tinju wanita karena mempertemukan dua juara Olimpiade yang sama-sama belum pernah kalah.